Bandung, HarianJabar.com – Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum) Jawa Barat menggelar pelatihan instrumen analisis hukum bagi jajaran internal untuk memperkuat pembuatan produk hukum daerah yang berkualitas. Pelatihan ini berlangsung di Kantor Kemenkum Jabar, Jumaat (3/10/2025).
Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan pegawai dalam melakukan telaah hukum, termasuk validasi, analisis risiko, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan sebelum produk hukum diterbitkan.
Fokus Pelatihan
Dalam pelatihan, peserta dibekali dengan:
- Instrumen evaluasi peraturan daerah agar sesuai perundang-undangan
- Metode analisis dampak hukum terhadap masyarakat dan pemerintah
- Teknik penyusunan produk hukum yang jelas dan komprehensif
- Studi kasus dan simulasi untuk meningkatkan pemahaman praktik

Tanggapan Pejabat Kemenkum Jabar
Kepala Kemenkum Jabar, Dr. Ahmad Fadli, menekankan pentingnya produk hukum daerah yang transparan dan akuntabel.
“Kegiatan ini untuk memastikan setiap peraturan yang diterbitkan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.
Dampak bagi Pemerintah Daerah
Dengan bekal instrumen analisis hukum ini, jajaran Kemenkum diharapkan mampu:
- Mengurangi potensi sengketa hukum terkait produk hukum daerah
- Mempercepat proses pembuatan regulasi yang berkualitas
- Meningkatkan kepercayaan publik terhadap produk hukum pemerintah
Pelatihan ini merupakan salah satu langkah strategis Kemenkum Jabar untuk mewujudkan tata kelola hukum yang lebih profesional dan efektif di tingkat daerah.
