Garut, HarianJabar.com – Warga Kampung Bantar Teureup, Desa Cigagade, Kecamatan Balubur Limbangan, Kabupaten Garut, digegerkan dengan penemuan sesosok jasad pria tanpa identitas yang mengambang di aliran Sungai Cipancar, pada Selasa pagi (14/10/2025).
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 07.00 WIB oleh seorang pedagang es krim keliling yang tengah melintasi lokasi. Ia sontak kaget melihat ada tubuh manusia mengapung di permukaan air dan langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
“Benar, ada laporan penemuan jasad pria di Sungai Cipancar. Saksi pertama adalah warga yang sedang berjualan, lalu dilaporkan ke kami,” ujar Kapolsek Limbangan Kompol Wasino, saat dikonfirmasi media.
Polisi Lakukan Evakuasi dan Identifikasi
Mendapat laporan tersebut, anggota Polsek Limbangan bersama tim dari BPBD Garut dan relawan SAR segera menuju lokasi dan melakukan evakuasi. Proses pengangkatan jasad dari sungai berlangsung dramatis karena arus cukup deras dan kondisi medan yang licin.
Setelah berhasil dievakuasi, jasad langsung dibawa ke RSUD dr. Slamet Garut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan kondisi awal, pria tersebut diperkirakan berusia sekitar 30 hingga 40 tahun, mengenakan kaos berwarna gelap dan celana jeans, serta tidak ditemukan identitas diri di tubuh korban.
“Saat ditemukan, tidak ada tanda-tanda kekerasan yang mencolok di tubuh korban. Namun untuk memastikan, kami tunggu hasil autopsi dari rumah sakit,” jelas Kompol Wasino.

Diduga Tenggelam Beberapa Hari Sebelumnya
Kepolisian menduga, korban telah berada di sungai selama lebih dari satu hari, mengingat kondisi tubuhnya yang mulai membengkak. Namun, penyebab kematian masih belum dapat dipastikan apakah karena tenggelam, kecelakaan, atau dugaan kriminalitas.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penelusuran dan koordinasi dengan warga sekitar, termasuk menyebarkan ciri-ciri korban ke desa-desa terdekat untuk mengidentifikasi siapa korban sebenarnya.
“Kami imbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengenali ciri-ciri korban, segera melapor ke Polsek Limbangan atau RSUD dr. Slamet Garut,” tambah Kapolsek.
Warga Diminta Waspada dan Tidak Berspekulasi
Sementara itu, aparat desa dan tokoh masyarakat setempat mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum pasti, sambil menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak kepolisian.
“Kami serahkan semuanya ke pihak berwajib. Jangan berspekulasi soal penyebab kematian agar tidak menimbulkan keresahan,” ujar Kepala Desa Cigagade, Asep Ridwan.
