Tasikmalaya, HarianJabar.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengumumkan rencana penataan akses jalan alternatif dari Bandung menuju Tasikmalaya melalui jalur Wado, Sumedang. Langkah ini diambil sebagai upaya memperlancar konektivitas menuju Tasikmalaya dan wilayah Priangan Timur lainnya.
Menurut Dedi Mulyadi, penataan jalur Wado Sumedang dianggap strategis karena dapat menjadi alternatif yang efektif sementara menunggu realisasi pembangunan jalan tol Gedebage – Tasikmalaya – Cilacap (Getaci) yang masih membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk selesai.
“Kami terus berupaya membuka dan memperlancar akses jalan yang selama ini menjadi kendala, terutama untuk meningkatkan konektivitas wilayah Priangan Timur. Penataan jalur Wado Sumedang adalah solusi jangka pendek sambil menanti tol Getaci rampung,” ujar Dedi.

Manfaat Penataan Jalan Alternatif
Penataan jalur alternatif ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan mempersingkat waktu tempuh antara Bandung dan Tasikmalaya. Selain itu, akses yang lebih lancar akan berdampak positif pada aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di kawasan tersebut.
Progres Tol Getaci
Pembangunan tol Gedebage – Tasikmalaya – Cilacap sendiri merupakan proyek strategis nasional yang akan meningkatkan konektivitas antarwilayah di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Meski progresnya berjalan, tol ini diperkirakan baru akan selesai dalam beberapa tahun mendatang.
