Cirebon, HarianJabar.com — Malam sunyi di Jalur Pantura berganti petaka ketika sebuah truk tronton hilang kendali dan menabrak sejumlah kendaraan di tepi jalan. Insiden ini berujung pada dua pekerja PLN yang meninggal dunia, serta luka-luka berat pada korban lainnya.
Kronologi Kejadian
Insiden terjadi sekitar pukul 23.30 WIB di Desa Kebonturi, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon. Truk tronton bernomor polisi S 8871 UE melaju dari arah Palimanan ke Arjawinangun ketika tiba‑tiba kehilangan kendali dan menabrak rangkaian kendaraan yang tengah berada di lokasi perbaikan jaringan listrik milik PLN.
Dalam tabrakan beruntun tersebut, setidaknya tujuh kendaraan terlibat:
- Truk crane PLN (E 8876 BZ) yang sedang parkir
- Dua unit Daihatsu Grand Max
- Tiga unit sepeda motor (Beat, Scoopy, PCX)
Korban Jiwa & Luka
Dua pekerja PLN tewas di lokasi kejadian:
- Ahmad Shobirin (30) asal Desa Warujaya, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon
- Jakaria (35) asal Desa Kroya, Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon

Sementara itu, dua rekan mereka, Arif Zaenuddin (32) dan Bakirudin (24), menderita luka-luka dan saat ini menjalani perawatan di RSUD Arjawinangun.
Dugaan Penyebab & Tindakan Polisi
Polisi menduga kecelakaan ini terjadi karena kelalaian pengemudi truk, mungkin disebabkan kecepatan tinggi atau kurang memperhatikan kondisi sekitar jalan.
Sopir truk yang mengemudikan kendaraan tersebut bernama Didik Tulus Wibowo (46), warga Blora, Jawa Tengah. Ia telah diamankan untuk diperiksa lebih lanjut.
Beberapa fakta di lokasi:
- Jalan di lokasi lurus dan beraspal baik
- Cuaca cerah
- Tidak ada faktor gangguan cuaca saat kejadian
Catatan & Waspada
Peristiwa ini kembali memunculkan sorotan terhadap keamanan pekerja jalan dan kendaraan besar di jalur Pantura yang sering dilalui kendaraan berat. Perlindungan terhadap petugas PLN dan pihak yang bekerja di tepi jalan menjadi sorotan penting.
