Bandung, HarianJabar.com – Suara dentuman keras menggemparkan warga Gang Madrasah, RT 007/001, Kelurahan Babakan, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, pada Senin (20/10/2025) sekitar pukul 14.15 WIB. Dentuman tersebut ternyata berasal dari ledakan gas LPG 3 kg di rumah seorang warga bernama Titin Suhartini (48).
Akibat ledakan itu, dua orang mengalami luka-luka: Titin Suhartini, pemilik rumah sekaligus penjual gas eceran, dan Karna Hidayat (65), warga lainnya yang berada di lokasi saat kejadian.
Rumah Digunakan untuk Usaha Gas Eceran
Menurut laporan dari pihak kepolisian, rumah milik Titin diketahui memang digunakan sebagai tempat usaha penjualan gas LPG 3 kg. Dugaan sementara, ledakan dipicu oleh kebocoran gas yang terjadi di salah satu tabung.
“Dugaan sementara, terjadi kebocoran pada tabung gas sehingga memicu ledakan. Kami masih menyelidiki penyebab pastinya,” ujar salah satu petugas dari Polsek Babakan Ciparay.

Kondisi Korban dan Penanganan
Kedua korban langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat. Titin mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh, sedangkan Karna mengalami luka ringan akibat terkena serpihan material dari ledakan.
Petugas pemadam kebakaran dan aparat kepolisian segera datang ke lokasi setelah warga melaporkan insiden tersebut. Api berhasil dipadamkan sebelum menyebar ke rumah-rumah sekitar. Namun, bagian dapur dan ruang tengah rumah mengalami kerusakan cukup parah.
“Kami imbau warga yang berjualan gas untuk lebih berhati-hati, terutama dalam menyimpan dan menangani tabung gas LPG,” kata petugas Damkar Kota Bandung.
Warga Diminta Waspada dan Laporkan Potensi Bahaya
Insiden ini menjadi peringatan serius tentang pentingnya keselamatan dalam penyimpanan LPG, terutama bagi warga yang menggunakan rumah sebagai tempat usaha.
Pihak kepolisian dan Damkar akan melakukan pengecekan lanjutan di rumah-rumah yang terdata menjual LPG, guna mencegah kejadian serupa terulang.
