Bandung, HarianJabar.com — Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Raya Palabuhanratu II Km 18, Kampung Bojong, Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Rabu (22/10/2025) malam.
Seorang gadis berinisial VDP (18), warga asal Cikembar yang diketahui masih berstatus pelajar, tewas setelah sepeda motor Honda Scoopy F 6155 UBM yang dikendarainya menabrak truk dumper Tata B 9710 SDC yang sedang terparkir di bahu jalan.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, korban saat itu melaju dari arah Cikembar menuju Cikembang. Saat tiba di lokasi kejadian, motor yang dikendarainya menabrak bagian belakang truk yang tengah terparkir.
Akibat benturan keras tersebut, korban mengalami luka berat di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Korban mengendarai motor dalam kecepatan sedang. Diduga kurang konsentrasi dan tidak menyadari ada truk parkir di bahu jalan,” ujar salah satu petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Kamis (23/10/2025).

Kondisi Truk dan Penanganan Polisi
Truk dumper Tata B 9710 SDC diketahui dalam kondisi parkir di bahu jalan karena mengalami kerusakan mesin. Sopir truk saat kejadian tidak berada di dalam kendaraan.
Polisi segera mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kedua kendaraan, baik truk maupun motor korban, diamankan ke Mapolsek Cikembar untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Jenazah korban sudah dibawa ke RSUD Sekarwangi untuk dilakukan visum. Kami masih memeriksa sopir truk dan sejumlah saksi,” tambah petugas.
Imbauan Keselamatan dari Polisi
Polisi mengimbau agar pengemudi kendaraan besar tidak parkir sembarangan, terutama di jalur utama yang ramai dilalui kendaraan.
Selain itu, pengendara motor diingatkan agar selalu berhati-hati, menjaga jarak pandang, dan mengurangi kecepatan di malam hari.
“Pemasangan segitiga pengaman atau rambu peringatan saat parkir di jalan raya itu wajib dilakukan untuk mencegah kecelakaan,” tegas petugas Satlantas Polres Sukabumi.
Kecelakaan ini menambah daftar peristiwa tragis akibat kelalaian di jalan raya. Warga setempat berharap pihak berwenang memasang penerangan jalan tambahan di titik-titik rawan seperti kawasan Bojong–Cikembar yang kerap gelap di malam hari.
