Bekasi, HarianJabar.com – Wali Kota Bekasi, Rudy Matheus, melakukan rombak besar-besaran terhadap pejabat eselon II, III, dan IV di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. Total sebanyak 250 pejabat terdampak mutasi ini, menandai langkah tegas wali kota dalam melakukan penyegaran birokrasi dan meningkatkan kinerja aparatur.
Rombak jabatan ini meliputi berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari bidang pemerintahan, pelayanan publik, hingga sektor teknis. Menurut Rudy, langkah ini dilakukan untuk menyesuaikan struktur organisasi dengan target pembangunan daerah dan memperkuat koordinasi antarunit kerja.
“Mutasi ini bukan sekadar pergantian orang, tapi bagian dari upaya mempercepat pelayanan kepada masyarakat serta memastikan setiap OPD bekerja optimal sesuai visi misi pemerintah kota,” ujar Rudy dalam keterangannya, Rabu (29/10/2025).

Selain itu, Wali Kota menekankan pentingnya integritas, disiplin, dan inovasi bagi seluruh pejabat yang menduduki posisi baru. Ia berharap mutasi ini menjadi momentum bagi aparatur untuk menunjukkan kinerja terbaik dan menghadirkan pelayanan publik yang lebih responsif.
Pergeseran jabatan ini juga diharapkan mampu menguatkan pengawasan internal serta mempercepat realisasi program strategis Pemkot Bekasi. Beberapa pejabat yang dipindahkan menempati posisi baru yang sesuai dengan kompetensi dan pengalaman mereka, sehingga diharapkan tidak menimbulkan gangguan dalam layanan publik.
Langkah berani ini mendapatkan perhatian dari berbagai pihak, termasuk kalangan pegawai negeri dan masyarakat, yang menilai kebijakan ini sebagai upaya serius meningkatkan tata kelola pemerintahan di Kota Bekasi.
Dengan rombak besar-besaran ini, Wali Kota Rudy berharap Pemkot Bekasi semakin tanggap, profesional, dan mampu memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan warga.
