Jakarta, 12 April 2026 — Bursa pemilihan Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia periode 2026–2029 semakin memanas. Salah satu kandidat kuat, William Heinrich, resmi mengambil formulir pendaftaran di Kantor BPP HIPMI, Menara Bidakara, Jakarta Selatan, Minggu (12/4/2026).
Langkah ini menjadi sinyal serius bahwa kontestasi menuju kursi Ketua Umum HIPMI akan berlangsung ketat menjelang Musyawarah Nasional HIPMI XVIII.
Didukung Tokoh HIPMI dari Berbagai Daerah
Pengambilan formulir dilakukan oleh Komite Pemenangan William Heinrich yang diisi oleh sejumlah tokoh berpengaruh di HIPMI daerah.
Adapun nama-nama tersebut antara lain:
- Adriana Imelda Daat (Papua Barat)
- Dasril Sahari (Papua)
- Syawaluddin (NTB)
- I Putu Dedi Saputra (NTB)
- Ucu Susanto (Sulawesi Tengah)
- M. Khozin Sinnay (Kepulauan Riau)
- Wahyudi Yuka (Jawa Barat)
- Ahmad Kuddus (Papua Barat)
Kehadiran mereka menunjukkan kuatnya basis dukungan lintas daerah terhadap William Heinrich dalam kontestasi nasional HIPMI.
Rombongan komite pemenangan diterima langsung oleh Steering Committee Munas HIPMI XVIII yang dipimpin oleh Tri Febriyanto Damu.
Siap Bertarung Total di Munas HIPMI XVIII
Perwakilan tim pemenangan, Adriana Imelda Daat, menegaskan bahwa pengambilan formulir ini merupakan bentuk keseriusan William dalam maju sebagai calon Ketua Umum HIPMI.
“William siap mengikuti seluruh proses yang ada dan memenuhi semua persyaratan sebagai kandidat secara fair play,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa tim akan bekerja maksimal untuk memenangkan pertarungan di Munas HIPMI XVIII.
“William akan bertarung sampai akhir. Kami akan mengerahkan seluruh kekuatan untuk memastikan kemenangan,” tegasnya.
Profil William Heinrich: Kader HIPMI dari Akar Rumput
Secara profil, William Heinrich dikenal sebagai kader yang berproses dari bawah hingga tingkat nasional di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia.
Perjalanan organisasinya dimulai dari:
- Ketua Umum BPC HIPMI Kaimana th. 2018 – 2021
- Ketua Umum BPD HIPMI Papua Barat th. 2021 – 2025
- Ketua Umum Ikatan Alumni Diklatnas / Lemhannas HIPMI ke-VI
Pengalaman tersebut menjadikan William sebagai sosok yang memahami dinamika organisasi secara menyeluruh.
Tim pemenangan juga menilai bahwa William memiliki gaya kepemimpinan inklusif dan mampu merangkul berbagai kalangan kader HIPMI di seluruh Indonesia.
“William dikenal dekat dengan kader di daerah dan memiliki kemampuan menyatukan kekuatan organisasi,” tambah Adriana.
