Bekasi, HarianJabar.com — Meski sejumlah titik di Kabupaten Pangandaran terdampak banjir, Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) terus berupaya menjaga agar sektor pariwisata tetap stabil. Beragam langkah strategis dilakukan guna memastikan wisatawan tetap merasa aman dan mendapatkan informasi yang akurat.
Kepala Disparbud Pangandaran, Dadan Sugistha, mengatakan pihaknya kini memaksimalkan peran media sosial untuk menyampaikan kondisi terbaru destinasi wisata. Menurutnya, informasi cepat dan valid sangat penting untuk menjaga kepercayaan wisatawan.
“Sepanjang akses transportasi masih normal, mudah-mudahan situasi banjir tidak mengganggu kunjungan wisata,” ujar Dadan, Senin (17/11/2025).
Perangi Hoaks, Pastikan Pangandaran Aman Dikunjungi
Dadan menekankan bahwa penyebaran kabar bohong terkait banjir dapat berdampak negatif terhadap sektor pariwisata. Untuk itu, pihaknya aktif mengedukasi publik bahwa sebagian besar kawasan wisata tetap aman dikunjungi.
“Kami memberikan edukasi bahwa Pangandaran aman untuk dikunjungi. Informasi ini tidak hanya kami sampaikan ke publik, tapi juga diperkuat secara internal,” jelasnya.
Disparbud juga memastikan bahwa update kondisi lapangan diberikan secara berkala melalui platform digital resmi, sehingga wisatawan dapat mengambil keputusan berkunjung dengan lebih tenang.

Dorong Event untuk Jaga Minat Wisatawan
Selain fokus pada penyampaian informasi, Disparbud Pangandaran juga menggencarkan berbagai kegiatan dan event di kawasan wisata. Dadan menyebut event pariwisata terbukti mampu menjaga minat wisatawan, bahkan di tengah kondisi bencana.
“Banyaknya event di kawasan wisata sangat membantu meningkatkan minat wisatawan. Ini menjadi bagian dari strategi kami agar pariwisata Pangandaran tetap diminati,” katanya.
Agenda pariwisata ini diharapkan dapat menjaga perputaran ekonomi lokal, terutama bagi pelaku usaha kecil di kawasan pantai, kuliner, perhotelan, dan jasa lainnya yang terdampak fluktuasi jumlah wisatawan saat terjadi bencana.
Wisata Tetap Jalan, Kesiapsiagaan Ditingkatkan
Meski optimistis, Disparbud tetap mengutamakan aspek keselamatan. Langkah mitigasi dan koordinasi dengan BPBD serta instansi lain terus diperkuat agar layanan pariwisata dapat berjalan tanpa mengabaikan faktor keamanan.
Dengan kombinasi antara transparansi informasi, penguatan promosi digital, serta penyelenggaraan event wisata, Pemkab Pangandaran berharap kunjungan wisata tetap terjaga di tengah tantangan bencana alam.
