Bekasi, HarianJabar.com – Jembatan Cikarang, yang menghubungkan kawasan industri EJIP dan MM2100, hingga kini belum dibuka untuk umum. Jembatan ini ditutup sejak akhir tahun lalu meski sempat dibuka melalui tahap uji coba. Penutupan dilakukan karena kondisi jembatan dianggap belum laik fungsi untuk dilewati kendaraan roda dua maupun empat, sehingga perlu perbaikan terlebih dahulu.
Kondisi Jembatan dan Jalan Sekitar
Berdasarkan pantauan, Rabu (19/11), di masing-masing ujung jembatan terlihat beton pembatas, meski hanya menutupi setengah jalan. Kondisi ini membuat beberapa pengendara sepeda motor nekat melintas untuk menghindari kepadatan arus di jalan alternatif.

Selain itu, jalan di ujung jembatan arah MM2100 tampak retak, menambah risiko keselamatan bagi pengendara yang mencoba menerobos pembatas. Kondisi ini juga menimbulkan kekhawatiran masyarakat dan pekerja industri yang mengandalkan jembatan sebagai jalur transportasi utama.
Pihak Berwenang Diminta Segera Perbaiki
Sejumlah warga dan pengendara berharap pemerintah segera melakukan perbaikan menyeluruh agar jembatan bisa kembali dibuka. Penutupan yang berkepanjangan dinilai mengganggu mobilitas pekerja dan distribusi logistik di kawasan industri yang padat.
Pihak terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, diharapkan segera meninjau kondisi jembatan serta melakukan perbaikan struktural, agar risiko kecelakaan dapat diminimalkan dan arus transportasi kembali lancar.
