Jakarta, HarianJabar.com– Sejak Senin, 24 November 2025, banjir dan longsor besar melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat akibat curah hujan ekstrem yang dipicu siklon tropis.
Bencana beruntun ini menyebabkan ribuan pelanggan PLN mengalami pemadaman, lebih dari seribu BTS mati total sehingga banyak desa terisolasi tanpa sinyal, serta ratusan jembatan dan ruas jalan putus sehingga distribusi bantuan terhambat.
Di tengah kondisi tersebut, kebutuhan komunikasi menjadi sangat mendesak. Untuk itu, Starlink, perusahaan internet satelit milik Elon Musk, memberikan akses internet darurat gratis bagi warga terdampak hingga akhir Desember 2025.

Cara Mendapatkan Akses Starlink Gratis:
- Buka situs resmi Starlink Indonesia – pilih layanan Residensial.
- Masukkan alamat lokasi terdampak – pastikan layanan tersedia di area bencana.
- Pilih paket layanan – selama masa bantuan, biaya langganan otomatis Rp0.
- Lengkapi data diri dan alamat pengiriman – perangkat akan dikirim dan akun diaktifkan.
- Aktifkan perangkat dan buat tiket dukungan – tulis pesan: “Indonesia Flood Support” untuk mengaktifkan akses gratis.
- Periksa menu Billing – pastikan kredit bantuan sudah muncul.
Mengenal Starlink
Starlink adalah jaringan internet berbasis satelit yang dikembangkan SpaceX, menggunakan ribuan satelit kecil di orbit rendah Bumi untuk menyediakan internet berkecepatan tinggi dengan latensi rendah. Sistem ini memungkinkan akses internet stabil bahkan di wilayah sulit dijangkau infrastruktur darat.
Fasilitas produksi satelit Starlink berada di Redmond, Washington, sementara perangkat pengguna (Starlink Kit) diproduksi di Bastrop, Texas. Kombinasi teknologi satelit canggih dan perangkat mudah pasang memungkinkan Starlink tetap beroperasi di daerah bencana.
Cara Kerja Starlink
Berbeda dari internet satelit tradisional yang mengandalkan satu satelit geostasioner di ketinggian 36.000 km, Starlink mengoperasikan ribuan satelit di orbit rendah sekitar 550 km dari Bumi. Jarak lebih pendek membuat latensi turun drastis menjadi puluhan milidetik, memungkinkan streaming, gaming, dan panggilan video tetap lancar meski infrastruktur darat rusak.
Selama perangkat pengguna terhubung ke langit terbuka, satelit Starlink meneruskan sinyal langsung tanpa bergantung pada jaringan lokal, sehingga akses gratis bagi masyarakat terdampak banjir di Sumatera dapat digunakan kapan pun diperlukan.
