Bekasi, Kamis 22 Januari 2026 – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bekasi menjalin sinergi strategis dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi, unit pelaksana teknis di bawah Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, dalam upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sektor perhotelan.
Kesepakatan kerja sama ini difokuskan pada penguatan pelatihan tenaga kerja, peningkatan keterampilan (upskilling), serta optimalisasi penyerapan tenaga kerja di industri perhotelan, khususnya di wilayah Kota Bekasi. Kolaborasi tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di BBPVP Bekasi dan dihadiri pengurus PHRI, General Manager (GM), serta perwakilan hotel.
Rapat dibuka oleh Kepala BBPVP Bekasi, Yose Rizal, S.T.P., M.M., yang menyampaikan apresiasi atas komitmen PHRI Kota Bekasi dalam mendukung program pelatihan vokasi pemerintah. Menurutnya, keterlibatan langsung asosiasi industri menjadi faktor penting dalam memastikan lulusan pelatihan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
“Sinergi dengan PHRI Kota Bekasi merupakan bagian dari upaya memperkuat keterkaitan antara pelatihan vokasi dan kebutuhan industri perhotelan. BBPVP Bekasi berkomitmen menyiapkan tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan siap kerja,” ujar Yose Rizal.
Ketua PHRI Kota Bekasi, Yogi Kurniawan, menyatakan bahwa peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu agenda strategis PHRI dalam menjaga daya saing industri perhotelan di tengah dinamika sektor pariwisata dan jasa. Ia menegaskan kesiapan PHRI Kota Bekasi untuk berkolaborasi aktif mendukung program BBPVP Bekasi sepanjang 2026.
“Penguatan SDM merupakan fondasi utama keberlanjutan industri perhotelan. PHRI Kota Bekasi siap berkolaborasi dan mendukung program pelatihan, upskilling, serta penyerapan tenaga kerja yang sejalan dengan kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan,” kata Yogi Kurniawan.
Sementara itu, Wahyudi Yuka, Sekretaris PHRI Kota Bekasi, menuturkan bahwa pertemuan tersebut merupakan pertemuan kedua antara PHRI Kota Bekasi dan BBPVP Bekasi, yang sebelumnya dikenal sebagai Cevest. Ia menilai kerja sama ini sebagai langkah konkret dalam mendukung program pemerintah dalam pengembangan tenaga kerja vokasi.
“Kolaborasi ini diarahkan untuk mendukung program strategis pemerintah, khususnya di bidang ketenagakerjaan. Harapannya, tenaga kerja perhotelan yang dihasilkan tidak hanya terserap industri, tetapi juga memiliki daya saing jangka panjang,” ujarnya.
Kehadiran GM dan perwakilan hotel dalam pertemuan tersebut mencerminkan kebutuhan industri terhadap tenaga kerja terampil sekaligus memperkuat implementasi konsep link and match antara pelatihan vokasi dan dunia kerja.
Melalui kolaborasi ini, PHRI Kota Bekasi dan BBPVP Bekasi diharapkan dapat berkontribusi dalam memperkuat ekosistem ketenagakerjaan nasional, sejalan dengan upaya pemerintah menciptakan tenaga kerja Indonesia yang kompeten, produktif, dan berdaya saing.
