Bekasi,Harianjabar.com — Semangat bulan suci Ramadhan dimanfaatkan jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bekasi untuk memperkuat konsolidasi menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.Momentum tersebut terlihat dalam kegiatan buka puasa bersama pengurus KONI Kota Bekasi yang digelar pada Rabu (11/3/2026).
Dengan mengusung tema “Spirit Ramadhan, Spirit Juara: Menyatukan Tekad Menuju Porprov XV Jawa Barat 2026”, kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus mematangkan strategi persiapan Kota Bekasi sebagai tuan rumah.
Dalam kesempatan itu, pengurus KONI Kota Bekasi menegaskan bahwa persiapan Porprov dilakukan melalui pembentukan dua struktur utama, yakni tim kontingen yang fokus pada peningkatan prestasi atlet serta panitia besar (PB) yang bertugas mengelola pelaksanaan event.
Pembagian peran tersebut dinilai penting agar proses persiapan berjalan lebih terarah, baik dari sisi pembinaan atlet maupun kesiapan teknis penyelenggaraan sebagai tuan rumah.
“Ranah KONI fokus pada prestasi atlet saat pertandingan, sedangkan panitia besar bertanggung jawab pada pelaksanaan event sebagai tuan rumah,” ujar salah satu pengurus KONI Kota Bekasi.
Pada Porprov Jawa Barat 2026 mendatang, terdapat tiga daerah yang menjadi tuan rumah utama, yakni Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok. Meski demikian, beberapa cabang olahraga tetap akan digelar di daerah lain di Jawa Barat menyesuaikan kebutuhan fasilitas.
Cabang olahraga yang memerlukan fasilitas alam seperti laut, sungai, maupun pegunungan tidak dapat dilaksanakan di Kota Bekasi sehingga akan ditempatkan di wilayah lain seperti Subang, Pangandaran, Purwakarta, hingga Indramayu.
Dalam pembagian venue pertandingan, Kota Bekasi dijadwalkan menjadi tuan rumah sekitar 46 cabang olahraga, sementara Kota Bogor sekitar 30 cabang olahraga dan Kota Depok sekitar 12 cabang olahraga. Setiap wilayah nantinya memiliki koordinator masing-masing untuk mengatur aspek teknis, akomodasi, serta administrasi kontingen.
Untuk mendukung pelaksanaan Porprov, Pemerintah Kota Bekasi juga menyiapkan anggaran sekitar Rp149 miliar yang akan dialokasikan untuk kebutuhan pembinaan kontingen serta operasional penyelenggaraan event.
“Nanti anggarannya dibagi untuk KONI dan panitia besar, disesuaikan dengan kebutuhan serta usulan dari masing-masing cabang olahraga,” jelasnya.
Selain itu, KONI Kota Bekasi juga mulai menyiapkan sejumlah program pembinaan atlet, di antaranya tes kemampuan atlet setelah Lebaran, sentralisasi latihan, hingga kegiatan team building guna memperkuat mental dan kekompakan para atlet.
KONI juga berencana membentuk satuan tugas (satgas) yang bertugas memantau langsung proses latihan di masing-masing cabang olahraga untuk memastikan kesiapan menghadapi kompetisi.
“Kami ingin memastikan semua atlet terus berlatih dengan maksimal. Target kita jelas, Kota Bekasi bisa masuk tiga besar pada Porprov nanti,” ujarnya.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Bekasi turut menyiapkan berbagai fasilitas olahraga yang akan digunakan selama penyelenggaraan Porprov. Selain memanfaatkan fasilitas milik pemerintah, sejumlah gedung swasta juga dipertimbangkan sebagai venue pertandingan maupun kegiatan pendukung.
