HARIAN JABAR – Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman tiga prajurit terbaik TNI yang gugur saat menjalankan tugas mulia dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon. Isak tangis keluarga dan kerabat tak terbendung saat peti jenazah yang dibalut bendera Merah Putih diturunkan ke liang lahat dengan upacara militer penuh penghormatan.Ketiga prajurit tersebut berpulang demi menjaga perdamaian di wilayah konflik Lebanon Selatan. Pengabdian mereka menjadi bukti nyata dedikasi Indonesia dalam kancah internasional, meskipun harus dibayar dengan pengorbanan nyawa.
Panglima TNI yang hadir langsung dalam prosesi pemakaman menyampaikan duka cita yang mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Beliau menegaskan bahwa ketiga prajurit tersebut adalah patriot sejati yang menjalankan tugas negara dengan keberanian luar biasa di tengah eskalasi konflik yang meningkat di Lebanon.
“Kita kehilangan prajurit-prajurit terbaik. Namun, semangat dan dedikasi mereka akan selalu hidup sebagai teladan bagi seluruh prajurit TNI lainnya. Negara memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas jasa mereka dalam menjaga perdamaian dunia,” ujar Panglima TNI dalam sambutannya.
Upacara pemakaman secara militer ini merupakan bentuk apresiasi terakhir dari negara. Salvo tembakan ke udara mengiringi prosesi sebagai simbol penghormatan kepada mereka yang telah memberikan segalanya bagi kedaulatan dan nama baik Indonesia di mata dunia.
Masyarakat Indonesia turut menyampaikan rasa duka melalui berbagai kanal media sosial, menjadikan momen ini sebagai pengingat akan beratnya risiko yang dihadapi oleh para penjaga perdamaian (peacekeepers) di wilayah-wilayah bergejolak.
