
Bekasi, Harianjabar.com — Memasuki hari kedua bertugas, Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Suparmin langsung menginisiasi deklarasi damai bersama elemen masyarakat sebagai langkah awal memperkuat kolaborasi guna menekan angka kriminalitas di wilayahnya, Selasa (7/4).
Kegiatan yang digelar di halaman Mapolsek Bekasi Selatan, Jalan Pulo Ribung, Pekayon Jaya, dihadiri komunitas ojek online (ojol), Pokdarkamtibmas, RPK, serta Senkom. Deklarasi tersebut menegaskan komitmen bersama dalam menolak aksi kekerasan, anarkisme, serta berbagai bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Suparmin yang sebelumnya menjabat sebagai Kanit Reskrim di Kebayoran Baru ini menilai kolaborasi dengan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan. Ia menyebut, peran aktif warga—terutama pekerja lapangan seperti pengemudi ojol—sangat strategis dalam membantu deteksi dini potensi tindak kriminal.
“Dengan ojol dan rekan-rekan lainnya memang wajib berkolaborasi, karena kami membutuhkan bantuan masyarakat dan para pekerja lapangan,” ujar Suparmin.
Menurutnya, sinergi yang telah terjalin di Bekasi Selatan selama ini sudah cukup baik dan perlu terus diperkuat. Ia menegaskan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan hasil kerja bersama antara kepolisian dan masyarakat.
“Keamanan ini bukan hanya tugas polisi. Kita harus bersama-sama dengan masyarakat menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif,” katanya.
Sebagai pejabat baru di wilayah Bekasi Selatan, Suparmin mengaku tengah beradaptasi, namun optimistis situasi kamtibmas dapat terus terjaga. Ia menargetkan penurunan angka kriminalitas, mulai dari pencurian, tawuran, hingga penyalahgunaan narkoba.
“Harapan saya selama bertugas di Bekasi Selatan, kondisi aman dan kondusif ini bisa terus dipertahankan. Bahkan kalau bisa, angka kriminalitas seperti pencurian, tawuran, dan narkoba bisa ditekan hingga nol,” tegasnya.
Deklarasi damai ini juga menjadi momentum awal bagi Polsek Bekasi Selatan untuk membuka ruang komunikasi yang lebih luas dengan berbagai komunitas. Ke depan, pendekatan humanis, patroli rutin, serta penguatan jejaring masyarakat akan terus diintensifkan guna menjaga keamanan wilayah secara berkelanjutan.
Kegiatan berlangsung tertib dan mendapat respons positif dari para peserta. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat sistem keamanan berbasis masyarakat serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif di Bekasi Selatan.

