Sukabumi, HarianJabar.com – Kebakaran hebat melanda Pasar Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (17/9) dini hari. Api melalap sebagian besar bangunan pasar hingga menyebabkan ratusan kios hangus terbakar.

Kronologi Kebakaran
Menurut keterangan saksi mata, api mulai terlihat sekitar pukul 01.30 WIB dari salah satu deretan kios sembako. Dalam waktu singkat, api merembet ke bangunan lain karena sebagian besar kios terbuat dari kayu dan material mudah terbakar.
Petugas pemadam kebakaran dari UPT Damkar Surade yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman. Namun, kobaran api baru berhasil dijinakkan setelah lebih dari lima jam, sekitar pukul 06.45 WIB.
Dampak dan Kerugian
Kebakaran ini menghanguskan ratusan kios dan lapak pedagang. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materi diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Banyak pedagang tidak sempat menyelamatkan dagangannya karena api cepat membesar.
“Semua barang saya habis terbakar. Tidak ada yang bisa diselamatkan,” ujar salah satu pedagang pakaian dengan mata berkaca-kaca.
Dugaan Penyebab
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik dari salah satu kios. Tim Inafis Polres Sukabumi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab pasti.
Respons Pemerintah Daerah
Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyatakan akan segera menyiapkan lokasi relokasi sementara bagi para pedagang yang kiosnya terbakar. Selain itu, bantuan darurat berupa kebutuhan pokok dan peralatan dagang juga akan disalurkan.
“Kami turut prihatin atas musibah ini. Pemda akan berkoordinasi dengan dinas terkait agar aktivitas ekonomi di Pasar Surade bisa segera pulih,” kata Bupati Sukabumi.
Sorotan Publik
Kebakaran Pasar Surade menambah daftar panjang kasus kebakaran pasar tradisional di Indonesia. Banyak pihak menilai perlunya evaluasi sistem keamanan dan instalasi listrik di pasar-pasar rakyat untuk mencegah kejadian serupa.
Kebakaran hebat yang melanda Pasar Surade, Sukabumi, menyebabkan ratusan kios pedagang hangus terbakar dengan kerugian mencapai miliaran rupiah. Meski tidak ada korban jiwa, para pedagang kini menghadapi kesulitan besar. Pemerintah daerah berjanji segera memberikan bantuan dan menyiapkan lokasi sementara agar aktivitas perdagangan bisa kembali berjalan.
