Sukabumi, HarianJabar.com – Warga Kampung Cibodas, Desa Sukamulya, Sukabumi, dikejutkan oleh peristiwa tragis yang menimpa seorang pria bernama Bidin (45), yang ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah sumur tua yang diduga beracun, Rabu (8/10/2025).
Menurut keterangan saksi, Bidin sebelumnya dilaporkan hilang sejak Selasa sore saat hendak mencari air di sekitar lokasi. Pencarian intensif yang dilakukan oleh warga dan keluarga akhirnya membuahkan hasil saat jasadnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dasar sumur.
Diduga Keracunan Zat Berbahaya
Kepala Desa Sukamulya, H. Agus Suryana, menyampaikan bahwa sumur tersebut sudah lama tidak digunakan karena diduga mengandung zat beracun yang berbahaya bagi kesehatan. Namun, kondisi sumur yang terbuka dan kurangnya pagar pengaman membuat kejadian tragis ini bisa terjadi.
“Sumur itu memang sudah lama ditinggalkan karena airnya tercemar. Tapi karena kurangnya pengawasan, akhirnya Pak Bidin jatuh dan meninggal di dalamnya,” ujar Agus.

Proses Evakuasi dan Penanganan
Tim SAR bersama warga sekitar melakukan evakuasi jasad Bidin dengan penuh kehati-hatian. Setelah berhasil diangkat, jenazah langsung dibawa ke Puskesmas terdekat untuk dilakukan pemeriksaan medis.
Kapolsek Sukabumi, AKP Rendra, mengonfirmasi bahwa berdasarkan hasil awal, penyebab kematian diduga karena keracunan bahan beracun yang terkandung di dalam sumur.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, namun dugaan sementara adalah kematian akibat paparan zat berbahaya di sumur tersebut,” kata AKP Rendra.
Imbauan Keselamatan Warga
Pihak desa bersama aparat keamanan mengimbau warga agar tidak mendekati sumur-sumur tua yang tidak terawat dan berpotensi berbahaya. Rencana untuk menutup dan memberi pagar pengaman pada sumur berbahaya juga tengah disusun.
“Kami akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mengamankan semua sumur berbahaya agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkas Kepala Desa.
