Sukabumi, HarianJabar.com – Bencana tanah longsor terjadi di Kampung Cilangkap, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (8/7) sore, menewaskan satu anak dan menyebabkan dua lainnya luka-luka. Kejadian tragis ini terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari.Korban meninggal dunia diketahui bernama Rafi (9), sedangkan dua anak lainnya yang mengalami luka-luka adalah Dimas (11) dan Rania (8). Ketiganya sedang bermain di area belakang rumah saat tiba-tiba tebing setinggi sekitar 6 meter longsor dan menimpa mereka.“Kami menerima laporan sekitar pukul 16.30 WIB. Proses evakuasi dilakukan oleh warga dibantu BPBD dan TNI/Polri setempat. Korban Rafi ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Dede Sutisna.Dimas dan Rania berhasil diselamatkan dalam keadaan sadar namun mengalami luka-luka di bagian kepala dan kaki. Keduanya langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.Menurut warga setempat, wilayah tersebut memang rawan longsor, terutama saat musim hujan. Beberapa warga juga mengaku sudah beberapa kali melaporkan kondisi tebing yang mengkhawatirkan ke pihak desa.“Hujan dari siang tadi deras sekali. Anak-anak itu sering main di belakang rumah. Kami sudah khawatir sebelumnya karena tebingnya curam dan tanahnya labil,” kata Andri (42), salah satu warga setempat.Petugas BPBD mengimbau warga yang tinggal di sekitar lereng atau tebing curam untuk waspada dan menghindari aktivitas di sekitar lokasi rawan bencana, terutama saat hujan lebat.Pemerintah Desa Cibunarjaya bersama BPBD berencana memasang garis pembatas dan mengkaji langkah penanganan jangka panjang untuk mencegah longsor susulan.Musibah ini menambah daftar panjang bencana hidrometeorologi yang terjadi di Sukabumi sepanjang tahun ini, dan kembali menjadi peringatan penting bagi masyarakat serta pemerintah setempat untuk memperkuat mitigasi bencana.
