Jakarta, Harianjabar.com — Harapan publik Indonesia untuk melihat Garuda Muda mengangkat trofi Piala AFF U-23 2025 harus pupus. Timnas Indonesia U-23 harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor tipis 0-1 dalam laga final yang berlangsung sengit di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Selasa malam (29/7).
Gol semata wayang dari pemain Vietnam, Nguyen Van Hieu, pada menit ke-67 menjadi penentu kemenangan tim tamu. Meski tampil menekan di babak kedua, Timnas U-23 Indonesia gagal memaksimalkan sejumlah peluang emas yang tercipta.
Pelatih Indonesia, Shin Tae-yong, menyampaikan rasa bangganya terhadap perjuangan para pemain meski hasil akhir belum berpihak.
Lorem Ipsum has been the industry\’s standard dummy text ever since the 1500s.
“Anak-anak sudah bekerja keras sepanjang turnamen. Tentu kami kecewa, tapi ini bukan akhir. Kami akan terus berkembang dan belajar dari kekalahan ini,” ujar Shin dalam konferensi pers usai pertandingan.
Pertandingan berlangsung dalam atmosfer luar biasa dengan dukungan penuh puluhan ribu suporter Indonesia yang memadati stadion. Namun tekanan dari tribun tak cukup mengubah hasil akhir.
Vietnam tampil solid dan disiplin sejak awal pertandingan, terutama dalam bertahan. Strategi serangan balik cepat yang diterapkan terbukti efektif mengancam gawang Indonesia yang dikawal oleh Ernando Ari.
Dengan hasil ini, Vietnam kembali menunjukkan dominasinya di level usia muda Asia Tenggara. Sementara itu, Indonesia harus puas finis sebagai runner-up, meski pencapaian ini tetap layak diapresiasi mengingat perjuangan keras mereka sejak babak penyisihan.
Di sisi lain, PSSI menyampaikan terima kasih kepada suporter dan menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk persiapan ajang internasional berikutnya, termasuk Kualifikasi Piala Asia U-23.
