Bekasi , Harianjabar.com— Upaya menjaga ketertiban lingkungan nyaris berujung maut bagi seorang anggota kepolisian. Bripka Hendrik, anggota Polsek Bekasi, diserang secara brutal oleh seorang pria yang diduga dalam pengaruh minuman keras.
Kejadian berlangsung di kawasan padat penduduk saat warga menghubungi pihak berwajib karena adanya kegaduhan oleh seorang pria yang mengamuk. Bripka Hendrik yang datang ke lokasi bermaksud menenangkan situasi. Namun, niat baik itu justru dibalas dengan kekerasan.
Lorem Ipsum has been the industry\’s standard dummy text ever since the 1500s.
“Pelaku tiba-tiba mengayunkan celurit ke arah korban tanpa peringatan. Bripka Hendrik mengalami luka sabetan di tangan,” ujar Kapolsek Bekasi dalam keterangan resmi.
Amukan Tak Terkendali, Situasi Mendadak Mencekam
Warga sekitar menyaksikan langsung aksi pelaku yang membuat suasana menjadi tegang. Beberapa sempat melarikan diri karena takut menjadi korban. Dalam kondisi luka, Bripka Hendrik tetap berusaha bertahan hingga bantuan datang.
Tak lama kemudian, tim kepolisian tambahan tiba dan berhasil melumpuhkan pelaku tanpa perlawanan berarti. Celurit yang digunakan sebagai senjata tajam berhasil diamankan sebagai barang bukti.
Motif Diduga Karena Pengaruh Miras
Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku diketahui dalam kondisi mabuk berat. Ia tak dapat memberikan keterangan jelas dan tampak linglung saat diperiksa. Kepolisian menduga kuat motif serangan dilakukan dalam keadaan kehilangan kontrol akibat alkohol.
“Ini peringatan serius bahwa konsumsi miras berpotensi menimbulkan ancaman nyata, bukan hanya bagi pelakunya, tapi juga bagi masyarakat dan petugas,” tegas pihak Polda Metro Jaya.
Kondisi Bripka Hendrik Stabil, Kasus Diproses Hukum
Bripka Hendrik langsung dilarikan ke rumah sakit setelah kejadian. Luka yang dideritanya kini dalam proses pemulihan dan tidak mengancam nyawa. Ia tetap mendapat pendampingan dari institusi Polri selama masa pemulihan.
Sementara itu, pelaku saat ini ditahan dan dijerat dengan pasal berlapis terkait penganiayaan terhadap aparat negara dan kepemilikan senjata tajam.
Kepolisian Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa gangguan ketertiban bukan hal sepele. Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor jika ada gangguan keamanan, namun juga diharapkan untuk tidak main hakim sendiri atau membiarkan miras beredar bebas di lingkungan tempat tinggal.
