HARIANJABAR.COM – Warga Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, digegerkan dengan kemunculan seekor ular berbisa jenis king kobra yang tiba-tiba masuk ke dalam rumah warga dan sempat terlihat nangkring di lemari dan rak dapur. Kejadian ini sontak membuat penghuni rumah panik dan memicu perhatian warga sekitar.
Kejadian berlangsung pada malam hari saat pemilik rumah mendengar suara mencurigakan dari arah dapur. Setelah dicek, mereka mendapati seekor ular berukuran besar berwarna belang hitam putih tengah menggeliat di antara perabotan. Ular tersebut sempat bersembunyi di balik lemari dan sulit dijangkau.
Evakuasi Dramatis oleh Tim Damkar
Mendapat laporan dari warga, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciamis langsung dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi ular tersebut. Proses evakuasi berlangsung cukup dramatis karena ular king kobra dikenal agresif dan berbisa tinggi.
“Ular kami evakuasi menggunakan alat penjepit khusus dan karung, karena posisinya sempat bersembunyi di balik lemari dan bergerak cukup cepat,” ujar salah satu anggota Damkar.
Setelah hampir satu jam, ular berhasil diamankan dalam kondisi hidup dan langsung dibawa untuk dilepaskan ke habitat yang lebih aman.
Warga Diimbau Waspada
Kepala Damkar Ciamis mengimbau warga, terutama yang tinggal di sekitar lahan kosong atau sawah, agar lebih waspada di musim pancaroba seperti saat ini. Perubahan cuaca dan aktivitas manusia bisa memicu satwa liar seperti ular keluar dari habitat aslinya dan mencari tempat yang lebih hangat atau lembap.
“Jangan biarkan celah atau tumpukan barang di rumah terlalu lama tidak dibersihkan. Itu bisa jadi tempat persembunyian ular,” ujarnya.
Gangguan Ekosistem Bisa Jadi Penyebab
Menurut pengamat satwa lokal, munculnya ular ke pemukiman warga bisa jadi disebabkan oleh gangguan ekosistem, seperti berkurangnya populasi mangsa di alam liar atau pembukaan lahan secara besar-besaran. King kobra merupakan predator utama yang biasanya hidup di hutan-hutan tropis dan semak belukar.
Kehadiran ular jenis ini di lingkungan rumah tinggal bisa membahayakan, terutama bagi anak-anak dan hewan peliharaan.
Ikuti berita kejadian unik dan peristiwa wilayah Jawa Barat hanya di www.harianjabar.com
