Bandung, harianjabar.com — Sebuah kecelakaan tragis terjadi di kawasan Jalan Cibaduyut, Kota Bandung, Senin pagi (8/7). Sebuah mobil sedan berwarna hitam dilaporkan menabrak sebuah warung nasi yang berada di pinggir jalan. Sopir mobil dilaporkan meninggal dunia di tempat, sementara pemilik warung mengalami luka ringan dan dalam kondisi sadar.
Menurut keterangan saksi mata, mobil melaju cukup kencang dari arah selatan menuju pusat kota sebelum tiba-tiba oleng dan menghantam warung. Beberapa warga yang sedang sarapan di sekitar lokasi sontak panik dan berhamburan menghindari benturan.
“Kejadiannya cepat banget. Tiba-tiba mobil itu nabrak langsung ke warung. Sopirnya udah nggak bergerak waktu warga mendekat,” ujar Rudi (38), saksi yang berada di lokasi.
Diduga Sopir Kehilangan Kendali
Kepolisian Sektor Cibaduyut yang tiba di lokasi tak lama setelah kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dugaan sementara, sopir mengalami kehilangan kendali akibat serangan jantung atau mengantuk berat, meski penyebab pasti masih menunggu hasil visum dan penyelidikan lebih lanjut.
“Kami masih mendalami penyebab kecelakaan. Korban meninggal sudah dievakuasi ke RS Sartika Asih untuk proses visum,” ujar AKP Deni Fadillah, Kapolsek Cibaduyut.
Kerusakan dan Dampak
Akibat insiden ini, warung nasi mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan, dengan etalase dan meja-meja hancur akibat benturan. Pemilik warung, Ibu Rina (47), mengatakan bahwa ini pertama kalinya kecelakaan semacam itu terjadi di lokasi usahanya.
“Saya syok banget, padahal baru buka warung setengah jam sebelumnya,” ujarnya sambil menangis.
Beberapa pelanggan yang berada di lokasi dilaporkan selamat tanpa luka. Namun trauma atas kejadian tersebut dirasakan cukup dalam, terlebih karena insiden terjadi begitu mendadak di pagi hari yang biasanya ramai pembeli.
Polisi Imbau Waspada Berkendara
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi fisik sebelum berkendara, terutama di pagi hari. Sopir yang merasa lelah atau tidak fit disarankan untuk beristirahat dan tidak memaksakan diri mengemudi.
“Kondisi tubuh sangat menentukan keselamatan di jalan. Jangan abaikan sinyal tubuh,” tegas Kapolsek.
Hingga berita ini diturunkan, identitas lengkap korban belum diumumkan secara resmi oleh pihak berwenang, menunggu pemberitahuan kepada pihak keluarga.
