BANDUNG – Kota Kembang kembali menjadi saksi meriahnya dunia musik internasional. Trio funk asal Italia, Savana Funk, sukses membakar semangat penonton lewat aksi panggung yang enerjik dalam penampilannya di Bandung, Jumat malam (11/7/2025).
Berlangsung di salah satu venue musik bergengsi di kota ini, penampilan Savana Funk menjadi bagian dari rangkaian tur Asia 2025, dan Bandung menjadi salah satu kota yang beruntung dikunjungi oleh band dengan kombinasi unik funk, soul, dan jazz ini.
Groove Tajam dan Improvisasi Bebas
Savana Funk, yang digawangi oleh Blake Franchetto (bass), Youssef Ait Bouazza (drum), dan Aldo Betto (gitar), dikenal karena aksi panggung yang penuh energi dan kaya improvisasi.
Sejak lagu pertama dimainkan, suasana langsung terasa hangat. Penonton diajak menikmati irama funk yang mengalir lincah, dipadukan dengan permainan solo gitar dan drum yang presisi. Tak butuh waktu lama hingga seluruh ruangan larut dalam hentakan groove mereka.
“Bandung luar biasa! Energi kalian menular,” ujar Aldo Betto dalam interaksi singkatnya dengan penonton di tengah pertunjukan.
Interaksi Hangat dengan Penonton Lokal
Tidak hanya tampil memukau secara musikal, Savana Funk juga menunjukkan kedekatan dengan audiens lokal. Beberapa kali mereka menyapa dalam bahasa Indonesia sederhana, yang langsung disambut sorakan antusias dari penonton.
Salah satu momen mengesankan adalah ketika mereka membawakan lagu instrumental bertempo lambat, menciptakan suasana yang lebih intim dan emosional, sebelum kembali menggebrak dengan beat cepat penuh semangat.
Respons Positif Pecinta Musik Bandung
Para penonton yang hadir mengaku puas dan terhibur. Banyak di antara mereka yang telah mengikuti kiprah Savana Funk sejak lama dan mengapresiasi kehadiran band tersebut ke Indonesia, khususnya Bandung.
“Saya suka Savana Funk dari YouTube, tapi nonton langsung itu beda banget. Musiknya hidup, energinya luar biasa!” ujar Raka (28), salah satu penonton yang datang bersama komunitas pecinta jazz-funk Bandung.
Bandung sebagai Magnet Musisi Dunia
Kehadiran Savana Funk menjadi bukti bahwa Bandung masih menjadi destinasi penting bagi musisi dunia, terutama untuk genre-genre alternatif seperti funk, jazz, dan soul. Kota ini terus menunjukkan daya tariknya tidak hanya karena penonton yang aktif, tetapi juga karena suasana kreatif yang mendukung industri musik.
Promotor acara mengungkapkan bahwa respons penonton sangat positif dan Bandung kemungkinan besar akan kembali menjadi kota persinggahan untuk musisi internasional berikutnya.
Tentang Savana Funk
Dibentuk pada tahun 2015, Savana Funk telah dikenal di panggung Eropa berkat kombinasi kuat antara groove klasik dan eksperimentasi kontemporer. Musik mereka kerap disebut sebagai “funk organik”, karena mengedepankan permainan alat musik hidup tanpa bantuan komputerisasi.
Trio ini telah merilis beberapa album, di antaranya The Tribe dan Bring in the New. Mereka telah tampil di berbagai festival musik ternama, dan kini mulai memperluas pangsa pendengarnya di Asia, termasuk Indonesia.
