JAKARTA – Kasus dugaan pemerasan kembali mencuat dalam proses penerimaan mahasiswa baru. Kali ini, seorang oknum diduga melakukan pemerasan terhadap calon mahasiswa baru (camaba) Universitas Indonesia (UI) yang mendaftar melalui jalur Simak UI.
Modus yang digunakan adalah menjanjikan kelulusan atau kemudahan masuk UI dengan imbalan sejumlah uang. Aksi ini menyasar camaba dan orang tua yang berharap anaknya lolos seleksi masuk perguruan tinggi ternama tersebut.
Modus Janji Bisa Meloloskan
Berdasarkan informasi yang dihimpun, oknum tersebut mengaku memiliki koneksi “orang dalam” yang dapat membantu meloloskan peserta Simak UI, asalkan bersedia memberikan sejumlah uang yang nilainya bervariasi, mulai dari puluhan hingga ratusan juta rupiah.
Dalam beberapa kasus, pelaku melakukan pendekatan melalui media sosial, grup pesan instan, bahkan datang langsung ke orang tua camaba. Korban dijanjikan akan masuk ke fakultas tertentu, tanpa harus bersaing secara akademik.
UI: Jangan Percaya, Proses Seleksi Murni Akademik
Pihak Universitas Indonesia menegaskan bahwa proses seleksi Simak UI berlangsung secara transparan dan murni berdasarkan nilai ujian. Tidak ada campur tangan pihak luar atau individu mana pun yang dapat menjamin kelulusan peserta.
“Segala bentuk janji yang mengatasnamakan pihak UI untuk mempermudah kelulusan dengan imbalan uang adalah penipuan. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang tidak resmi,” ujar perwakilan Humas UI dalam keterangannya, Sabtu (12/7/2025).
Peringatan bagi Masyarakat
Pihak kampus juga meminta para orang tua dan calon mahasiswa untuk waspada terhadap segala bentuk penipuan berkedok jalur belakang. Apabila menemukan indikasi mencurigakan, masyarakat diimbau segera melaporkannya ke pihak berwajib atau langsung ke UI.
Kasus semacam ini bukan kali pertama terjadi. Setiap tahun, menjelang pengumuman hasil seleksi, banyak oknum yang memanfaatkan harapan tinggi calon mahasiswa untuk melakukan penipuan dengan modus serupa.
Penerimaan mahasiswa baru harus dijalani dengan jujur dan berdasarkan kemampuan akademik. Masyarakat, khususnya para orang tua dan camaba, perlu berhati-hati terhadap pihak-pihak yang menawarkan janji masuk UI lewat jalur tidak resmi.
