Jakarta, Harianjabar.com — Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menggelar sebuah festival edukatif yang ditujukan untuk membekali generasi muda agar siap memasuki dunia kerja. Acara ini menghadirkan berbagai kegiatan seperti pelatihan keterampilan, seminar karier, dan pameran industri, dengan sasaran utama para pelajar, mahasiswa, hingga lulusan baru (fresh graduate).
Festival bertajuk “Youth Industrial Skills Festival 2025” ini diselenggarakan di Jakarta Convention Center selama dua hari, mulai Senin (28/7), dan menghadirkan lebih dari 50 pelaku industri nasional, lembaga pelatihan, serta praktisi profesional dari berbagai sektor.
Lorem Ipsum has been the industry\’s standard dummy text ever since the 1500s.
“Kegiatan ini bertujuan mempertemukan anak muda dengan kebutuhan nyata dunia industri. Kami ingin menjembatani kesenjangan antara lulusan pendidikan dan kebutuhan tenaga kerja industri,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam sambutannya.
Fokus pada Skill dan Sertifikasi
Berbagai pelatihan keterampilan kerja ditawarkan secara gratis dalam festival ini, mulai dari teknik pengelasan, desain produk digital, manufaktur, otomasi industri, hingga pengenalan teknologi hijau. Selain itu, peserta juga dapat mengikuti sesi career coaching, CV clinic, dan bahkan langsung mengikuti proses rekrutmen dari perusahaan mitra.
Kemenperin juga menggandeng Balai Diklat Industri (BDI) dan sejumlah politeknik negeri untuk memperkenalkan program sertifikasi kompetensi yang diakui dunia industri nasional dan internasional.
Dorong Link and Match Dunia Pendidikan & Industri
Festival ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Kemenperin untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan vokasi dan kebutuhan industri — yang selama ini dinilai masih kurang selaras. Dengan acara seperti ini, diharapkan para peserta tidak hanya memahami keterampilan teknis, tetapi juga memiliki mental kerja yang adaptif dan profesional.
“Kami ingin anak muda punya bekal bukan hanya teori, tapi juga praktik nyata agar cepat terserap dunia kerja,” tambah Agus Gumiwang.
