Puncak Jaya, HarianJabar.com —Dua anggota Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Negara Republik Indonesia gugur dalam menjalankan tugas di Kampung Usir, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah. Insiden tragis ini diduga melibatkan serangan oleh kelompok bersenjata yang kerap mengganggu keamanan di wilayah tersebut.
Korban adalah Bripda Dedi Tambunan dan Bharada Raymon Rerey, yang merupakan bagian dari Satgas Operasi Damai Cartenz 2025. Keduanya sedang melaksanakan patroli pengamanan wilayah saat diserang oleh sekelompok orang bersenjata tak dikenal.
Menurut keterangan dari pihak kepolisian, penyerangan terjadi secara tiba-tiba saat korban tengah menggunakan sepeda motor. Pelaku diduga menembak dari jarak dekat, menyebabkan luka serius pada kedua anggota Brimob tersebut. Meski sempat dilarikan ke RSUD Mulia, nyawa mereka tak tertolong.

Duka dan Penghormatan
Jenazah kedua prajurit negara itu telah dievakuasi ke Timika dan disemayamkan di Mako Brimob Batalyon B. Proses identifikasi dan penghormatan militer dilakukan sebelum jenazah diberangkatkan ke kampung halaman masing-masing untuk dimakamkan secara layak.
Kepala Operasi Damai Cartenz menyampaikan duka mendalam atas gugurnya dua anggotanya. “Mereka adalah putra terbaik bangsa yang gugur dalam menjalankan tugas mulia menjaga kedamaian dan keutuhan wilayah,” ujarnya.
Konteks Keamanan Papua Tengah
Wilayah Papua, khususnya Puncak Jaya, kerap dilanda ketegangan akibat aktivitas kelompok bersenjata yang menolak keberadaan institusi negara. Pihak kepolisian dan TNI melalui Operasi Damai Cartenz terus berupaya membangun stabilitas keamanan dengan pendekatan hukum dan kemanusiaan.
Penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku sedang berlangsung. Aparat mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mendukung upaya penegakan hukum yang mengedepankan keselamatan warga sipil.
