Bandung, HarianJabar.com 22 Agustus 2025 — Sebanyak 12 siswa SDN Legokhayam, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis, 21 Agustus 2025. Para siswa yang masuk pada sesi siang hari mulai merasakan mual dan muntah setelah pulang sekolah. Beberapa di antaranya bahkan tidak dapat bangun dan harus dibawa ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Fakta-Fakta Penting:
- Gejala yang Dialami Siswa:
- Mual
- Muntah berulang
- Lemas
- Tidak nafsu makan
- Waktu Kejadian:
- Makanan dikonsumsi sekitar pukul 13.00 WIB
- Gejala muncul beberapa jam setelah konsumsi
- Jumlah Siswa Terdampak:
- 12 siswa dari sesi siang
- Tidak ada siswa dari sesi pagi yang melaporkan gejala serupa
- Tindakan yang Diambil:
- Siswa dibawa ke klinik dan puskesmas terdekat
- Tidak ada yang dirawat inap; sebagian besar mendapatkan perawatan rawat jalan
- Penyelidikan oleh Pihak Sekolah:
- Kepala SDN Legokhayam, Nendi Rohaendi, menyatakan bahwa makanan yang disajikan telah melalui prosedur standar operasional dan melibatkan ahli gizi
- Pihak sekolah telah berkoordinasi dengan penyedia MBG dan dinas terkait untuk evaluasi lebih lanjut
- Kondisi Makanan yang Diduga Menyebabkan Keracunan:
- Beberapa orang tua melaporkan bahwa makanan yang dibawa pulang anak mereka memiliki bau tidak sedap dan rasa asam
- Pihak sekolah menduga bahwa penyimpanan dan distribusi makanan yang tidak tepat waktu dapat mempengaruhi kualitas makanan
Tindakan Lanjutan
Pihak sekolah telah meminta penyedia MBG untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses produksi, penyajian, dan distribusi makanan. Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung juga telah dilibatkan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
