Jakarta, Harianjabar.com — Pemerintah menetapkan sejumlah rumah sakit di Jakarta sebagai rujukan utama untuk menangani korban yang terdampak demonstrasi besar pada Senin (1/9/2025). Kebijakan ini diambil untuk memastikan layanan medis dapat diberikan secara cepat, tepat, dan optimal.
Kementerian Kesehatan menyampaikan, beberapa rumah sakit rujukan tersebut di antaranya RSPAD Gatot Soebroto, RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), RS Tarakan, serta RS Pelni. Fasilitas kesehatan tersebut telah menyiapkan layanan darurat, mulai dari ruang gawat darurat, tambahan tenaga medis, hingga peralatan medis darurat.
“Kami memastikan seluruh rumah sakit rujukan dalam kondisi siaga. Koordinasi dilakukan agar korban yang membutuhkan perawatan dapat segera ditangani,” ujar perwakilan Kementerian Kesehatan dalam keterangan tertulis, Senin (1/9/2025).

Selain itu, Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga membuka posko kesehatan di beberapa titik strategis dekat lokasi aksi. Posko ini berfungsi memberikan pertolongan pertama kepada korban sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Hingga Senin malam, sejumlah korban telah mendapat perawatan medis, baik karena luka ringan maupun gangguan pernapasan akibat paparan gas air mata.
Pemerintah mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan fasilitas kesehatan yang telah disiapkan apabila membutuhkan layanan medis.
