Jakarta, HarianJabar.com – 9 September 2025 Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa BRICS—kelompok negara Brasil, Rusia, India, Cina, dan Afrika Selatan—merupakan pilar sangat penting bagi stabilitas dan dinamika geopolitik internasional. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers usai mengikuti pertemuan tingkat tinggi BRICS di Johannesburg, Afrika Selatan.

BRICS Sebagai Penyeimbang Dunia
Menurut Prabowo, keberadaan BRICS memberikan kontribusi signifikan dalam menciptakan keseimbangan kekuatan global yang selama ini didominasi oleh negara-negara Barat.
“BRICS bukan hanya forum ekonomi, tapi juga pilar utama dalam menjaga stabilitas geopolitik dunia yang inklusif dan berkeadilan,” ujar Prabowo.
Peran Indonesia dan Diplomasi Multilateral
Indonesia, sebagai negara anggota dialog BRICS, memainkan peran strategis dalam memperkuat kerja sama antarnegara berkembang. Prabowo menambahkan bahwa keikutsertaan Indonesia di BRICS membuka peluang untuk memperluas aliansi strategis dan meningkatkan kemandirian dalam bidang pertahanan dan ekonomi.
“Kami optimis, melalui BRICS, Indonesia dapat memperkuat diplomasi dan menjalin kemitraan yang saling menguntungkan,” tambah Prabowo.
Isu Keamanan dan Kerja Sama Pertahanan
Menteri Pertahanan juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi pertahanan antarnegara BRICS, khususnya dalam menghadapi tantangan keamanan global seperti terorisme, keamanan siber, dan konflik regional.
“Kerja sama ini vital untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan dan dunia,” kata Prabowo.
Tantangan dan Harapan ke Depan
Meski BRICS menghadapi tantangan seperti perbedaan kepentingan nasional dan dinamika ekonomi global, Prabowo optimistis bahwa solidaritas dan komitmen bersama dapat mengatasi hambatan tersebut.
“Dengan semangat persatuan dan dialog, BRICS akan terus menjadi kekuatan yang memperkuat tatanan dunia yang lebih adil,” tutup Prabowo.
