Jakarta, HarianJabar.com – Menteri Koperasi dan UKM, Maman Abdurrahman, mengajak Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) untuk berperan aktif dalam pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Ajakan ini disampaikan saat bertemu pengurus HMI di Jakarta, Selasa (1/10/2025).
Menurut Maman, mahasiswa memiliki peran strategis dalam menjadi penggerak inovasi dan pendamping UMKM, terutama dalam hal pemasaran digital, manajemen usaha, dan pengembangan produk.
“Mahasiswa adalah agen perubahan. Saya berharap HMI bisa menjadi mitra strategis pemerintah untuk memperkuat UMKM, khususnya yang terdampak pandemi atau masih dalam tahap pengembangan,” kata Maman.
Peran Mahasiswa dalam Pemberdayaan UMKM
Maman menekankan beberapa langkah konkret yang bisa dilakukan HMI:
- Pendampingan UMKM dalam digitalisasi dan pemasaran online.
- Pelatihan manajemen dan keuangan bagi pemilik usaha mikro.
- Kolaborasi inovasi produk dengan mahasiswa untuk meningkatkan nilai jual.

“Dengan keterlibatan mahasiswa, UMKM tidak hanya bertahan, tapi juga bisa berkembang dan bersaing di pasar global,” tambahnya.
Respon HMI
Ketua Umum HMI menyambut baik ajakan ini dan menyatakan komitmen organisasi untuk mendukung program pemerintah. Beberapa rencana yang akan dilakukan HMI antara lain pelatihan kewirausahaan di kampus dan pendampingan UMKM di daerah masing-masing.
“Ini kesempatan bagi mahasiswa untuk berkontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus mengasah kemampuan kewirausahaan mereka,” ujar Ketua Umum HMI.
Ajakan Menteri Maman kepada HMI menunjukkan sinergi antara pemerintah dan mahasiswa dalam memberdayakan UMKM. Dengan dukungan mahasiswa, diharapkan UMKM Indonesia semakin kompetitif, sekaligus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.
