Bandung, HarianJabar.com – Sebanyak 25 Ketua Anggota Luar Biasa (ALB) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat menyambangi Menara Kadin Jabar di Jalan Sukabumi No. 42, Kota Bandung. Kehadiran mereka bertujuan untuk memberikan ucapan selamat sekaligus berdialog langsung dengan Ketua Umum Kadin Jabar terpilih, Almer Faiq Rusydi, yang mulai resmi berkantor setelah suksesnya Muprov VIII Kadin Jabar di Kota Bogor pekan lalu.
Dalam pertemuan tersebut, para Ketua ALB menyampaikan sejumlah harapan agar kepemimpinan baru Kadin Jabar mampu menjadi pengayom bagi seluruh pelaku usaha. Mereka menekankan pentingnya kebersamaan dan kolaborasi lintas sektor bisnis, mulai dari pengusaha ultra mikro hingga perusahaan besar.
“Kami ingin kepemimpinan Kadin yang baru ini benar-benar merangkul semua entitas usaha, sehingga keberadaan Kadin dapat dirasakan nyata oleh semua kalangan,” ungkap salah seorang Ketua ALB.

Fokus pada Ekonomi, Bukan Politik
Menanggapi dukungan tersebut, Almer Faiq Rusydi menegaskan komitmennya untuk menjalankan peran Kadin sesuai amanat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang meminta agar Kadin hadir sebagai wadah dunia usaha, bukan sekadar organisasi yang muncul di momentum politik.
“Peran utama Kadin Jabar adalah mendorong investasi dan efisiensi di sektor perdagangan serta industri hingga tercapai pertumbuhan ekonomi 8 persen, sesuai dengan cita-cita dan program pemerintah. Kadin tidak boleh menjadi tempat keributan atau kepentingan politik sesaat,” ujar Almer dalam keterangan resminya.
Dukungan Penuh dari ALB
Para Ketua ALB juga sepakat untuk terus mengawal kepemimpinan Almer dan berkontribusi aktif dalam program-program strategis yang akan digulirkan. Harapannya, Kadin Jabar mampu menjadi motor penggerak ekonomi inklusif yang menghubungkan industri besar, UMKM, hingga sektor ultra mikro.
Baca Juga:
banyu mudal sumber air unik di depok
Dengan semangat kolaborasi ini, Kadin Jabar di bawah kepemimpinan baru diproyeksikan akan memperkuat ekosistem investasi, memperluas lapangan kerja, dan menjadikan Jawa Barat sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional.
