Bekasi, HarianJabar.com – Asam urat (gout) adalah bentuk radang sendi yang disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat dalam tubuh, terutama di persendian. Jika tidak dikendalikan, kondisi ini dapat menyebabkan nyeri hebat, pembengkakan, dan komplikasi jangka panjang seperti batu ginjal.
Berikut ini 6 langkah pencegahan asam urat yang direkomendasikan oleh pakar kesehatan:

1. Batasi Makanan Tinggi Purin
Asam urat terbentuk saat tubuh memecah zat purin. Hindari atau batasi:
- Jeroan (hati, ginjal)
- Daging merah
- Makanan laut (ikan teri, sarden, kerang)
- Kaldu pekat dan daging olahan
Sebaliknya, konsumsi makanan rendah purin seperti sayuran hijau, buah-buahan, biji-bijian utuh, dan protein nabati (tempe, tahu).
2. Minum Air Putih yang Cukup
Air membantu ginjal membuang asam urat dari tubuh. Minumlah 2–3 liter air per hari (setara 8–12 gelas) untuk mencegah penumpukan.
3. Hindari Alkohol dan Minuman Manis
Alkohol, terutama bir, dan minuman tinggi fruktosa (soda, minuman kemasan manis) bisa meningkatkan produksi asam urat dan mengganggu pengeluarannya oleh ginjal.
4. Jaga Berat Badan Ideal
Obesitas meningkatkan risiko asam urat karena tubuh menghasilkan lebih banyak asam urat dan ginjal lebih sulit mengeluarkannya. Turunkan berat badan secara bertahap (hindari diet ekstrem) melalui pola makan sehat dan aktivitas fisik rutin.
5. Olahraga Teratur
Aktivitas fisik membantu menyeimbangkan metabolisme dan mendukung fungsi ginjal. Lakukan olahraga ringan hingga sedang seperti jalan kaki, bersepeda, atau berenang setidaknya 150 menit per minggu.
6. Rutin Cek Kadar Asam Urat
Lakukan pemeriksaan darah secara berkala, terutama jika:
- Anda memiliki riwayat keluarga dengan asam urat
- Pernah mengalami serangan nyeri sendi
- Memiliki kondisi metabolik (diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi)
Nilai normal asam urat:
- Pria: 3,4 – 7,0 mg/dL
- Wanita: 2,4 – 6,0 mg/dL
Jika melebihi nilai tersebut, konsultasikan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.
Pencegahan asam urat bisa dilakukan melalui pola makan sehat, hidrasi cukup, gaya hidup aktif, dan kontrol rutin kesehatan. Meski sederhana, kebiasaan ini efektif menurunkan risiko serangan asam urat yang menyakitkan.
