Jakarta, HarianJabar.com – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menggelar program “Customs Goes to School” secara serentak di berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan para pelajar SMA dan SMK pada tugas dan fungsi Bea Cukai, mulai dari pengawasan barang hingga demonstrasi anjing pelacak narkotika.
Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo, menjelaskan bahwa program ini bertujuan menanamkan nilai integritas dan nasionalisme kepada generasi muda.
“Kami ingin mereka memahami peran penting Bea Cukai dalam mengamankan penerimaan negara dan memfasilitasi perdagangan yang sehat,” ujarnya, Rabu (15/10).
Berbagai pendekatan kreatif diterapkan di setiap daerah. Di Bontang, Bea Cukai berkolaborasi dengan Bapenda melalui program “BAPENDA MENGAJAR” yang menyasar 26 sekolah. Sementara di Yogyakarta, para siswa diajak berdiskusi interaktif mengenai proses ekspor-impor, memberikan wawasan langsung mengenai mekanisme perdagangan internasional.

Di Tangerang, kegiatan di SMKN 5 berlangsung menarik. Selain pemaparan materi, siswa disuguhi demonstrasi dari tim K9 Bea Cukai yang memperlihatkan kemampuan anjing pelacak dalam mendeteksi narkotika. Selain itu, Laboratorium Bea Cukai menampilkan pertunjukan sains yang mengilustrasikan penerapan ilmu kimia dalam pengujian barang.
Budi menekankan pentingnya interaksi langsung dengan pelajar sebagai bagian dari pendidikan berkelanjutan.
“Generasi muda yang memahami tugas Bea Cukai adalah aset penting bagi masa depan negeri. Kegiatan seperti ini diharapkan menumbuhkan kesadaran sejak dini mengenai peran Bea Cukai dalam perekonomian dan keamanan negara,” tutupnya.
Program “Customs Goes to School” menjadi langkah nyata Bea Cukai dalam membangun pemahaman publik sejak usia sekolah, sekaligus mempersiapkan generasi muda yang sadar hukum dan berintegritas tinggi.
