Garut, Harianjabar.com – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Garut, Dini Sri Wahyuni, dilaporkan terlantar di Arab Saudi dalam kondisi kesehatan menurun. Saat ini, Dini berada di tempat penampungan sambil menunggu proses pemulangan ke Tanah Air.
Menurut Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Garut, Dini berangkat melalui jalur nonprosedural setelah dijanjikan pekerjaan di salon dengan gaji tinggi. Namun, setibanya di Arab Saudi, kondisi yang dialaminya tidak sesuai dengan yang dijanjikan.

Pemerintah Kabupaten Garut telah berkoordinasi dengan BP3MI Jawa Barat dan KBRI Riyadh untuk mempercepat proses pemulangan Dini. Selain itu, keluarga korban juga telah melaporkan dugaan penipuan oleh pihak penyalur ke Polres Garut.
Disnakertrans mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap tawaran kerja di luar negeri tanpa melalui jalur resmi. Pemerintah menegaskan, seluruh calon pekerja migran harus diberangkatkan melalui lembaga penempatan resmi untuk menjamin keselamatan dan perlindungan hukum.
