Bekasi, HarianJabar.com – Mantan bek timnas Spanyol dan legenda Barcelona, Gerard Piqué, menyampaikan keyakinannya bahwa timnas Indonesia suatu saat akan mampu menembus putaran final Piala Dunia. Optimisme itu ia ungkapkan saat berkunjung ke Jakarta pada Minggu (16/11/2025), dalam rangkaian agenda sepak bola dan kunjungan komunitas.
Keyakinan Piqué bukan tanpa alasan. Ia menilai perjalanan Tim Garuda dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 menunjukkan perkembangan signifikan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Indonesia berhasil mencapai putaran keempat kualifikasi, sebuah pencapaian yang belum pernah diraih sebelumnya.
Walaupun langkah Indonesia akhirnya terhenti usai kalah dari Arab Saudi dan Irak pada Oktober lalu, Piqué menilai pencapaian tersebut adalah fondasi penting bagi masa depan sepak bola Indonesia.
“Saya tahu bahwa Anda ingin lolos ke Piala Dunia, dan itu tidak terjadi pada tahun ini, namun saya benar-benar yakin bahwa pada suatu saat Indonesia akan lolos ke Piala Dunia,” ujar Piqué di hadapan media dan para penggemar.
Potensi Besar dari Negeri Berpenduduk 200 Juta
Dalam pernyataannya, Piqué menyoroti dua faktor utama yang membuat Indonesia memiliki peluang besar untuk menembus level tertinggi sepak bola dunia.
Pertama, basis populasi yang sangat besar. Dengan lebih dari 200 juta penduduk, Indonesia menjadi salah satu negara dengan jumlah calon pemain dan pendukung sepak bola terbanyak di dunia.
Kedua, antusiasme masyarakat terhadap sepak bola yang begitu luar biasa. Stadion yang selalu penuh, dukungan fanatik, dan konsumsi publik terhadap Liga Indonesia menunjukkan gairah besar yang menurut Piqué dapat menjadi modal kuat untuk berkembang.
“Potensinya besar. Anda punya lebih dari 200 juta penduduk yang sangat berminat kepada sepak bola. Saya tahu merupakan hal yang penting bagi Anda untuk bersaing di Piala Dunia—dan pada satu titik, hal itu akan terjadi,” lanjutnya.
Kunci Masa Depan: Investasi pada Akademi Sepak Bola
Meski optimistis, Piqué menegaskan bahwa investasi jangka panjang pada pembinaan usia muda adalah syarat mutlak untuk mewujudkan mimpi berlaga di Piala Dunia.
Menurutnya, negara-negara yang sukses di panggung dunia selalu memiliki sistem akademi yang kuat. Talenta muda ditempa sejak dini, diberikan fasilitas memadai, dan dikembangkan dengan metodologi modern.

“Jika hal itu konsisten dilakukan, saya yakin pada saatnya nanti akan ada peluang bagi Indonesia untuk bermain di Piala Dunia. Itulah hasrat dan impian semua orang di negara ini,” tegas Piqué.
Ia menambahkan bahwa perjalanan negara-negara Asia lain seperti Jepang dan Korea Selatan bisa menjadi contoh: mereka menanam investasi pada pemain muda puluhan tahun sebelum akhirnya mampu bersaing di level dunia.
Rekam Jejak Piqué: Bukan Pendapat Sembarangan
Pendapat Piqué tentu bukan isapan jempol. Pria berusia 38 tahun itu merupakan salah satu pemain tersukses dalam sejarah sepak bola modern.
Bersama Barcelona, ia meraih:
- 9 gelar Liga Spanyol
- 7 gelar Copa del Rey (Piala Raja)
- 3 trofi Liga Champions
Sementara bersama timnas Spanyol, ia menjadi bagian dari generasi emas yang menjuarai:
- Piala Dunia 2010
- Piala Eropa 2012
Pengalaman tersebut membuat pandangannya mengenai prospek perkembangan sebuah negara sepak bola menjadi sangat kredibel.
Harapan Baru untuk Sepak Bola Indonesia
Komentar Piqué semakin menambah optimisme publik terhadap perkembangan sepak bola nasional, terutama setelah sederet kemajuan yang terlihat dalam beberapa tahun terakhir—seperti peningkatan peringkat FIFA, keberhasilan melaju jauh di kualifikasi, serta lahirnya pemain-pemain muda di liga domestik dan luar negeri.
Meskipun jalan menuju Piala Dunia masih panjang, keyakinan dari tokoh setingkat Gerard Piqué menjadi dorongan moral bagi para pemain, pelatih, dan penggemar sepak bola Tanah Air.
Dengan investasi berkelanjutan, pembinaan usia muda yang terstruktur, serta dukungan penuh suporter, mimpi melihat Garuda terbang di panggung Piala Dunia bukan lagi hal yang mustahil—hanya menunggu waktu.
