Cirebon, HarianJabar.com – Retakan yang merayap di dinding, plafon yang tampak menganga, hingga lantai yang tak lagi rata bukan lagi pemandangan asing di Gedung Setda Kota Cirebon.
Tempat yang semula dibangun untuk menjadi pusat pelayanan pemerintahan itu kini justru menyimpan potret paling telanjang dari buruknya pengelolaan proyek publik.
Akibat kondisi yang semakin mengkhawatirkan, Pemkot Cirebon akhirnya mengambil langkah besar, yakni bakal mengungsikan 170 pegawai ke sebuah mal mulai Maret 2026.
Wali Kota Cirebon, Ahmad Suhendra, menegaskan keputusan relokasi ini semata demi keselamatan pegawai dan kelancaran pelayanan publik.
“Kami tidak bisa menunggu sampai terjadi hal yang tidak diinginkan. Gedung Setda sudah sangat memprihatinkan, dan langkah relokasi sementara ke mal adalah solusi terbaik. Layanan publik tetap berjalan, dan pegawai tetap aman,” ujarnya saat konferensi pers, Kamis (21/11/2025).

Pemindahan sementara ini akan dilakukan secara bertahap, dengan fasilitas kantor lengkap, termasuk ruang kerja, server, dan akses pelayanan publik. Hal ini untuk memastikan aktivitas administrasi kota tetap berjalan lancar tanpa mengganggu masyarakat.
Menurut laporan tim inspeksi teknis, retakan pada dinding dan plafon gedung sudah melebar dan lantai beberapa ruang tampak bergelombang, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan pegawai. Pakar konstruksi lokal menyebut gedung ini memerlukan perbaikan struktural menyeluruh dan pengawasan ketat agar kondisi serupa tidak terjadi di proyek pemerintah lainnya.
Pemkot Cirebon telah mengalokasikan anggaran renovasi gedung Setda sebesar Rp 50 miliar untuk tahun 2026. Renovasi akan meliputi perbaikan struktur, lantai, plafon, serta sistem kelistrikan dan AC agar gedung memenuhi standar keamanan dan kenyamanan.
Dengan langkah ini, Pemkot berharap dapat menjaga keselamatan pegawai sekaligus memastikan kualitas layanan publik tetap optimal selama proses renovasi. Wali Kota juga mengimbau masyarakat untuk memahami situasi dan tetap menggunakan layanan administrasi yang kini ditempatkan di lokasi sementara.
