Bekasi, HarianJabar.com — Keluarga bocah Alvaro Kiano Nugroho (6) mengungkap alibi yang dibuat pelaku, ayah tirinya Alex Iskandar (AI), untuk menipu tetangga. Menurut Sayem, nenek korban, tetangga mencium bau mencurigakan di lingkungan rumah, namun keluarga pelaku mengelabui dengan mengatakan,
“itu mah bangkai anjing”.
Dugaan Keterlibatan Keluarga Lain
Sayem menduga adik pelaku dan anggota keluarga lain mengetahui atau bahkan terlibat dalam tindakan kriminal tersebut. Kejadian bermula saat pelaku mengajak Alvaro keluar rumah dengan alasan membelikan mainan. Namun dugaan kuat menunjukkan bahwa pelaku langsung membekap korban menggunakan handuk.
Korban kemudian dibawa ke Bogor oleh seseorang yang disebut sebagai “orang suruhan pelaku”. Alvaro ditemukan meninggal dunia dalam bentuk kerangka, dan polisi kini menunggu hasil tes DNA untuk memastikan identitas jasad.

Modus Pelaku dan Upaya Menutupi Jejak
Keluarga mengungkap bahwa pelaku menggunakan sarung tangan agar sidik jarinya tidak terdeteksi, serta memerintahkan orang suruhan untuk membuang plastik berisi jasad Alvaro ke area dekat kali. Sayem menambahkan,
“Kalau nggak diikat, mungkin itu udah nganyut. Jadi mungkin sampai sekarang kan udah delapan bulan.”
Ayah Tiri Ikut Pencarian, Lalu Menghilang
Sayem menuturkan bahwa Alex sempat terlibat dalam proses pencarian Alvaro sejak awal, bahkan mengantar keluarga ke Polsek, Polda, hingga ke lokasi-lokasi lain di Karawang dan Bogor. Namun beberapa hari kemudian, pelaku menghilang tanpa kabar, meningkatkan kecurigaan keluarga.
Kakek Alvaro, Tugimin (71), menambahkan bahwa Alex sempat mengantarnya membuat laporan kehilangan anak ke Polsek Pesanggrahan, menunjukkan upaya menutupi keterlibatan dirinya.
