Karawang, HarianJabar.com – Warga Dusun Ceplik, Desa Kertawaluya, Kabupaten Karawang, kompak melakukan aksi gotong royong mengevakuasi badan pesawat GA28 yang sebelumnya mendarat darurat di area persawahan. Langkah ini diambil karena badan pesawat mulai menghambat proses pengolahan lahan pertanian milik warga.
Evakuasi Pesawat Dilakukan Demi Pulihkan Aktivitas Pertanian
Pesawat GA28 yang mengalami pendaratan darurat beberapa waktu lalu menyisakan badan pesawat yang sulit dipindahkan. Setelah menunggu penanganan lanjutan, warga akhirnya mengambil inisiatif untuk memindahkan badan pesawat agar penggarapan sawah dapat kembali berjalan normal.
Babinsa Desa Kertawaluya, Serda Pandu Sandi Yudha, menjelaskan bahwa situasi keamanan sejak insiden terjadi tetap kondusif. Ia mengapresiasi tindakan warga yang berinisiatif mengevakuasi badan pesawat demi kelancaran aktivitas pertanian.
“Warga bergerak secara mandiri untuk memindahkan badan pesawat. Semuanya berjalan aman dan terkendali,” ujarnya.

Gotong Royong Jadi Kunci Kelancaran Evakuasi
Proses evakuasi dilakukan menggunakan peralatan seadanya, namun berkat koordinasi dan kerja sama antarwarga, seluruh tahapan berjalan lancar. Aksi gotong royong ini turut melibatkan pemerintah desa dan Babinsa yang mengawasi jalannya kegiatan.
Upaya warga ini tidak hanya mempercepat pembersihan lokasi, tetapi juga menjadi bukti kuatnya budaya gotong royong di masyarakat pedesaan.
Aktivitas Sawah Mulai Dipulihkan
Dengan dipindahkannya badan pesawat, area persawahan kini mulai dibersihkan dan dipersiapkan kembali untuk masa tanam berikutnya. Warga berharap tidak ada gangguan lanjutan sehingga produktivitas pertanian bisa kembali normal.
