Bandung, HarianJabar.com – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merekomendasikan relokasi warga di sekitar Kampung Condong, Desa Wagaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Area tersebut masih berpotensi terjadi longsor susulan.
Bencana pergerakan tanah terjadi di lereng Gunung Sinapeul. Tiga orang masih tertimbun, satu orang mengalami luka berat, dan sekitar 400 warga terpaksa mengungsi sementara.
Penyebab Longsor
Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria, menyatakan gerakan tanah termasuk tipe rotasional. Longsor dipicu oleh kemiringan lereng yang curam dan curah hujan tinggi berdurasi lama.
“Faktor lain penyebab longsor adalah tanah pelapukan yang gembur, berpori, mudah terurai saat terkena air, serta sistem drainase di sekitar lokasi yang kurang baik dan terakumulasi di area pergerakan tanah,” jelas Lana.

Langkah Mitigasi dan Evakuasi
Lana meminta warga di sekitar lokasi mengungsi sementara ke tempat aman. Petugas gabungan SAR diminta memperhatikan kondisi cuaca dan lereng yang terjal. Proses pencarian dihentikan saat hujan deras untuk mencegah risiko bagi tim SAR.
Badan Geologi juga meminta Pemkab Bandung memasang rambu area rawan longsor dan jalur evakuasi di lokasi bencana serta daerah berpotensi longsor lainnya.
Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat
Lana menekankan pentingnya edukasi kepada warga agar mengenali tanda-tanda pergerakan tanah dan memahami langkah mitigasi yang harus dilakukan.
“Masyarakat diimbau selalu mengikuti arahan pemerintah daerah atau BPBD setempat untuk keselamatan diri,” tutup Lana.
