Garut, HarianJabar.com – Ketua PKK Kabupaten Garut, Tinneke Hermina, menyampaikan kebanggaannya atas capaian Desa Pangauban yang berhasil menunjukkan komitmen, kreativitas, dan kerja keras dalam pemberdayaan masyarakat. Menurut Tinneke, hal ini membuktikan bahwa PKK bukan sekadar organisasi, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.
Desa Pangauban telah menampilkan inovasi yang selaras dengan lima ruang lingkup Galeri Pelangi, antara lain:
- Gerakan Gemar Membaca (GGM): Inovasi Geulis (Gerakan Literasi Masyarakat Sinergis) dan Bagendit (Bacaan Generasi Digital).
- Peningkatan Kualitas Pendidikan (Rumah Dilan): Inovasi Pangauban Ngaliwet (Ngarojong Lintas Warga Eksis Terpadu).
- Penguatan Ekonomi Keluarga (Kampung Mandiri): Inovasi Jamur Kopi (Jadi Makmur karena Kopi).
- Pengembangan UP2K PKK: Final Project Toko PKK dengan produk unggulan seperti makaroni ER, sasablon Hamidah, ali agrem Mak Enuk, dan Ladu legit Siti Nurbayani.
- Koperasi: Pembentukan Koperasi Paguyuban Lestari Jaya.
Tinneke menegaskan bahwa kader PKK Desa Pangauban bekerja dengan hati dan tanpa pamrih. Ia juga menyampaikan kesiapan Pemkab Garut untuk menerima masukan dari Tim Penilai guna penyempurnaan program gerakan PKK di wilayahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang II TP PKK Provinsi Jawa Barat, Ike Garnika, menyampaikan selamat kepada Kabupaten Garut yang berhasil masuk 6 besar dari 27 peserta. Ia menekankan bahwa proses rechecking penting untuk menemukan pilot project terbaik yang mencakup lima ruang lingkup Galeri Pelangi secara terintegrasi.
Ike menambahkan, tim penilai harus teliti dan melakukan verifikasi lapangan, bukan hanya menilai dari video yang dikirim, agar hasilnya akurat. Ia juga berpesan agar program yang dijalankan bersifat inovatif, berkelanjutan, dan berdampak positif terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta pembangunan ekonomi di daerah.
Ketua Pembina TP PKK Desa Pangauban, Ida Farida Feri, mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program sehingga Desa Pangauban terpilih sebagai salah satu desa terbaik dalam Monev Galeri Pelangi. Ida menjelaskan berbagai kegiatan unggulan, mulai dari Kampanye Gemar Membaca, pelatihan Kaulinan Barudak Lembur (Kabarulem), pembentukan Kampung Mandiri berbasis kopi dan produk olahan kopi, hingga pengembangan UP2K PKK.
Ida berharap, kerja keras para kader dan dukungan seluruh pihak dapat membuahkan hasil terbaik dan menjadikan Desa Pangauban sebagai inspirasi bagi desa-desa lain di Jawa Barat.
