Bekasi, harianjabar.com – PT Mitra Patriot (PTMP) menunjukkan komitmennya dalam memperbaiki kinerja perusahaan dengan melunasi tunggakan utang masa lalu kepada Perum DAMRI terkait operasional Bus Trans Patriot. Pelunasan ini menjadi tonggak penting dalam upaya pembenahan BUMD milik Pemerintah Kota Bekasi tersebut, Senin (22/12/2025).
Direktur Utama PTMP, David Rahardja, menyampaikan bahwa utang tersebut merupakan beban lama perusahaan sebelum dirinya menjabat. Namun sejalan dengan visi dan misi pembenahan perusahaan, kewajiban itu berhasil dituntaskan dalam waktu singkat.
“Tidak sampai satu tahun sejak saya dilantik, bahkan kurang dari lima bulan, PTMP sudah bisa melunasi utang pokok kepada DAMRI,” ujar David. Meski demikian, baik PTMP maupun DAMRI tidak merinci nilai nominal utang yang telah diselesaikan tersebut.
David menegaskan, pelunasan ini bukanlah akhir dari perjuangan PTMP, melainkan langkah awal untuk mendorong kinerja yang lebih sehat dan berkontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi.

Apresiasi atas langkah tersebut juga disampaikan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. Ia menilai penyelesaian kewajiban kepada DAMRI sebagai bagian dari upaya PTMP menuntaskan persoalan masa lalu.
“DAMRI merupakan salah satu progres penyelesaian masalah lama. Saat serah terima dengan manajemen sebelumnya, kondisi PTMP minus, memiliki utang dan bahkan karyawan tidak dibayar. Namun tahun ini PTMP sudah mulai bisa berkontribusi terhadap PAD,” kata Tri.
Sementara itu, Vice President Hukum dan Kepatuhan Perum DAMRI, Andri Prihandono, menjelaskan bahwa kerja sama antara DAMRI dan PTMP mencakup operasional serta perawatan Bus Trans Patriot pada Koridor 1.
“Kewajiban masing-masing pihak sudah diselesaikan di tahun ini. Kami mengapresiasi Pemerintah Kota Bekasi atas penyelesaian kewajiban tersebut dan selama ini kerja sama berjalan dengan baik,” ungkap Andri.
Ia menambahkan, apabila ke depan terdapat hal-hal yang perlu disempurnakan, akan dibahas secara bersama. Namun yang terpenting, kata dia, utang pokok telah diselesaikan sepenuhnya.
Ke depan, DAMRI dan PTMP masih membuka peluang kerja sama lanjutan. “Akan dikalkulasi kembali bentuk kerja sama yang memungkinkan. Yang pasti, kolaborasi ini berpotensi meningkatkan pendapatan DAMRI sekaligus PAD Kota Bekasi,” pungkasnya.
