Bekasi, Harianjabar.com – Warga yang sempat digegerkan dengan penemuan seorang lansia di samping Tempat Pembuangan Sementara (TPS) kawasan Bintara kini mulai menemukan titik terang. Lansia tersebut diketahui bernama Sumarni (65), warga Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.
Saat ini, Sumarni tengah menjalani perawatan intensif di RSUD CAM Kota Bekasi dan telah dipindahkan ke ruang rawat inap. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kondisi korban masih dalam keadaan lemah dan belum dapat diajak berkomunikasi.
Informasi mengenai identitas korban diperoleh setelah pihak keluarga mengetahui kabar penemuan tersebut. Anak angkat korban, Amie, mengungkapkan bahwa terakhir kali dirinya bertemu dengan Sumarni adalah pada malam takbiran menjelang Hari Raya Idulfitri.
Namun, berdasarkan keterangan warga sekitar, Sumarni masih sempat terlihat berada di rumah pada pagi hari Lebaran pertama, Sabtu (21/3/2026), sebelum akhirnya tidak diketahui keberadaannya hingga ditemukan di wilayah Bintara.
“Memang sebelumnya sering keluar rumah, tapi tidak pernah sejauh ini,” ujar Amie saat dikonfirmasi.
Menurut keterangan keluarga, dalam beberapa waktu terakhir korban kerap keluar rumah tanpa tujuan jelas. Meski demikian, kejadian hingga ditemukan di lokasi yang cukup jauh dari tempat tinggalnya baru pertama kali terjadi.
Dalam proses penanganan, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dari Kelurahan Kayuringin Jaya bersama PSM Kranji turut membantu pengurusan administrasi korban. Koordinasi dilakukan untuk memastikan korban mendapatkan layanan kesehatan melalui skema BPJS PBI.
Kasus ini menjadi perhatian warga sekitar, mengingat korban ditemukan dalam kondisi tidak berdaya di area TPS. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap lansia, terutama yang memiliki keterbatasan kondisi fisik maupun memerlukan pendampingan.
Hingga saat ini, Sumarni masih menjalani perawatan di RSUD CAM Kota Bekasi dan diharapkan kondisinya dapat segera membaik.
