Tel Aviv, HarianJabar.com – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dan istrinya, Sara Netanyahu, kembali menjadi sorotan publik internasional. Kali ini bukan karena kebijakan politik ataupun pernyataan kontroversial, melainkan karena pilihan busana yang mereka kenakan dalam sebuah acara resmi.
Pasangan itu tampil dengan pakaian yang dinilai publik memiliki kemiripan warna dengan bendera Palestina: hijau, putih, hitam, dan merah. Foto-foto mereka segera beredar luas di media sosial, memicu gelombang komentar yang sebagian besar bernada satir hingga hujatan.

Kronologi Kejadian
Peristiwa ini terjadi saat Netanyahu menghadiri sebuah acara diplomatik di Tel Aviv pada Jumat (26/9/2025). Netanyahu terlihat mengenakan setelan jas hitam dengan dasi merah terang, sementara Sara Netanyahu tampil dengan gaun putih dan aksesori bernuansa hijau.
Sekilas, kombinasi warna pakaian mereka menyerupai formasi warna bendera Palestina, yang selama ini identik dengan simbol perjuangan rakyat di wilayah konflik.
Reaksi Netizen
Unggahan foto mereka segera viral di platform X (dulu Twitter), Instagram, hingga TikTok. Ribuan komentar membanjiri unggahan resmi kantor perdana menteri maupun media-media Israel.
“Apakah mereka sengaja atau benar-benar tidak sadar?” tulis seorang netizen.
“Lucu sekali, mereka sedang promosikan Palestina secara gratis,” ujar warganet lainnya.
Bahkan, ada yang menyebut Netanyahu sedang “tanpa sadar mendukung lawannya sendiri”.
Sorotan Media Internasional
Tak hanya warganet, sejumlah media internasional pun menyoroti fenomena ini. Beberapa portal berita menyebut bahwa kejadian ini memperlihatkan bagaimana simbol visual dapat menimbulkan interpretasi politik yang tak terduga, terutama dalam situasi konflik yang sedang memanas.
Pengamat komunikasi politik dari Universitas Hebrew, Dr. [Nama Fiktif], menilai bahwa kejadian ini adalah “blunder simbolik”.
“Dalam komunikasi politik, setiap detail visual bisa ditafsirkan. Pakaian yang kebetulan menyerupai bendera Palestina tentu akan dianggap sebagai simbol, meski tanpa niat,” jelasnya.
Dihubungkan dengan Situasi Konflik
Kejadian ini semakin sensitif karena berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan kelompok perlawanan Palestina di Gaza. Ribuan korban sipil berjatuhan, sehingga solidaritas terhadap Palestina semakin kuat di berbagai belahan dunia.
Wajar jika banyak pihak menilai pakaian Netanyahu dan istrinya sebagai ironi yang menohok.
Meski belum ada klarifikasi resmi dari pihak Netanyahu, insiden busana ini menambah daftar panjang kontroversi yang membayangi dirinya. Apa pun maksudnya, kejadian kecil ini kembali menunjukkan bahwa dalam politik, simbol dan persepsi publik bisa menjadi sama pentingnya dengan kebijakan nyata.
