Banjar – Suasana duka menyelimuti keluarga dan warga Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, setelah seorang remaja dilaporkan tewas tenggelam saat bermain di Sungai Citanduy, Minggu (14/7/2025) sore.
Korban diketahui berinisial FR (15), seorang pelajar SMP yang sehari-hari dikenal aktif dan ceria. Menurut keterangan saksi mata, FR bersama tiga temannya datang ke bantaran Sungai Citanduy sekitar pukul 15.00 WIB untuk bermain dan berenang di lokasi yang cukup dalam, tidak jauh dari pemukiman warga.
Diduga Tidak Bisa Berenang
Saat sedang asyik berenang, FR diduga tergelincir ke bagian sungai yang lebih dalam dan panik karena tidak bisa berenang. Teman-temannya sempat berusaha menolong, namun arus sungai yang cukup deras membuat upaya tersebut sia-sia.
“Awalnya mereka main di pinggir, tapi tiba-tiba korban ke tengah dan teriak minta tolong. Temannya sempat coba bantu, tapi korban langsung tenggelam,” ujar Ujang (38), warga sekitar yang melihat kejadian.
Melihat kejadian itu, warga sekitar langsung menghubungi petugas BPBD dan Tim SAR Kota Banjar. Proses pencarian dilakukan hingga menjelang malam hari.
Ditemukan Meninggal Dunia
Setelah lebih dari dua jam pencarian, korban akhirnya ditemukan sekitar 20 meter dari titik awal tenggelam dalam kondisi sudah tak bernyawa. Jenazah FR segera dievakuasi ke RSUD Kota Banjar untuk proses visum dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Kejadian ini menambah daftar panjang korban tenggelam di Sungai Citanduy, terutama saat musim kemarau ketika banyak anak-anak dan remaja bermain air di sungai yang debitnya tampak rendah, namun ternyata masih menyimpan arus kuat dan dasar sungai yang curam.
Peringatan dari BPBD
Kepala BPBD Kota Banjar, Agus Sutisna, mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, agar tidak berenang di sungai tanpa pengawasan orang dewasa atau di lokasi yang tidak aman.
“Sungai itu terlihat tenang di permukaan, tapi bisa sangat berbahaya di bagian dalam. Kami minta masyarakat lebih waspada, dan orang tua lebih aktif mengawasi anak-anak,” tegasnya.
Pihak BPBD juga berencana memasang papan peringatan dan rambu larangan berenang di sejumlah titik rawan di sepanjang Sungai Citanduy, terutama yang sering dijadikan lokasi bermain oleh anak-anak dan remaja.
