Jakarta — Telur putih atau telur cokelat, mana yang lebih sehat? Pertanyaan klasik ini kerap muncul di meja makan, pasar, hingga media sosial. Namun menurut para ahli gizi, jawabannya simpel: keduanya sama-sama bergizi!
Dalam seminar gizi yang digelar daring oleh komunitas Pangan Sehat Indonesia, dr. Diana Kusuma, seorang ahli gizi klinis, menjelaskan bahwa warna cangkang telur tidak berkaitan dengan kandungan gizinya.
“Warna cangkang hanya ditentukan oleh jenis ayamnya. Bukan karena nutrisinya berbeda,” jelas dr. Diana, Senin (28/7/2025).
Ayam ras putih bertelur putih, sementara ayam berbulu merah atau cokelat biasanya menghasilkan telur bercangkang cokelat.
Nutrisi? Sama-Sama Kuat!
Baik telur putih maupun cokelat mengandung protein berkualitas tinggi, vitamin B12, vitamin D, kolin (bagus untuk otak!), serta lemak sehat. Yang terpenting justru adalah cara penyimpanannya dan bagaimana telur tersebut dimasak.
“Jika Anda mencari makanan murah, bergizi, dan praktis, telur adalah salah satu jawabannya—terlepas dari warna cangkangnya,” kata dr. Diana.
Harga Beda, Gizi Sama
Meski telur cokelat sering dibanderol lebih mahal di pasaran, para ahli menegaskan bahwa harga ini lebih disebabkan oleh faktor produksi. Ayam yang bertelur cokelat biasanya lebih besar dan butuh lebih banyak pakan, sehingga biaya produksinya lebih tinggi.
“Tapi kalau soal gizi? Tidak ada perbedaan signifikan,” tegasnya.
Hati-Hati Soal Cara Memasak
Satu hal yang kerap dilupakan adalah cara mengolah telur. Telur mentah atau setengah matang bisa mengandung bakteri Salmonella yang berbahaya. Oleh karena itu, telur sebaiknya dimasak hingga matang sempurna.
Mau direbus, digoreng, dijadikan omelet, atau telur dadar, semuanya sah-sah saja. Asalkan tidak berlebihan dalam penggunaan garam dan minyak, telur tetap menjadi pilihan sehat untuk segala usia.
Ringkasan Fakta:
- Warna cangkang telur tidak memengaruhi kandungan gizi.
- Telur cokelat lebih mahal karena biaya produksi, bukan karena lebih sehat.
- Nutrisi utama dalam telur: protein, vitamin B12, vitamin D, dan kolin.
- Simpan telur di tempat sejuk dan kering.
- Masak hingga matang untuk mencegah risiko bakteri.
