Bandung, HarianJabar.com – Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo kembali menjadi sorotan publik. Kali ini bukan karena koleksi satwanya, melainkan desakan dari serikat pekerja yang meminta pengelola segera membuka kembali destinasi wisata tersebut. Mereka menilai penutupan yang berkepanjangan telah berdampak besar, tidak hanya bagi para pekerja, tetapi juga kelangsungan hidup ratusan satwa di dalamnya.

Suara Serikat Pekerja
Ketua serikat pekerja Bandung Zoo mengungkapkan bahwa banyak karyawan kini berada dalam kondisi serba sulit.
“Sejak ditutup, pendapatan pekerja sangat menurun. Ada yang hanya menerima separuh gaji, bahkan ada yang tidak digaji sama sekali. Kalau situasi ini terus berlanjut, kesejahteraan pekerja dan keluarganya terancam,” ujarnya.
Selain itu, ia menambahkan bahwa penutupan berkepanjangan juga memengaruhi perawatan satwa. Pasokan pakan dan obat-obatan menjadi terbatas karena pemasukan dari tiket wisata terhenti total.
Kondisi Satwa Ikut Jadi Perhatian
Bandung Zoo memiliki lebih dari 800 satwa dari berbagai spesies. Dengan biaya operasional harian yang cukup tinggi, ketiadaan pemasukan membuat pihak pengelola harus mencari jalan keluar. “Kami berusaha bertahan dengan dukungan sponsor dan donasi masyarakat, tapi itu tidak cukup untuk jangka panjang,” kata salah satu pengurus.
Harapan Dibukanya Kembali
Serikat pekerja menegaskan bahwa dibukanya kembali Bandung Zoo tidak hanya soal ekonomi pekerja, tetapi juga soal kelangsungan hidup satwa. Mereka mendorong pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memberikan izin operasional dengan tetap memperhatikan protokol keamanan dan kenyamanan pengunjung.
“Kebun binatang ini bukan hanya tempat rekreasi, tetapi juga pusat edukasi. Banyak anak-anak sekolah yang belajar tentang satwa di sini. Kalau terus ditutup, manfaat sosial dan pendidikan itu hilang,” tambah perwakilan serikat.
Respons Pemerintah Daerah
Pemerintah Kota Bandung menyatakan sedang mengkaji ulang kondisi Bandung Zoo, termasuk aspek perizinan, keamanan, serta kesiapan pengelola dalam menjalankan protokol kesehatan dan standar kesejahteraan satwa.
“Kami memahami desakan pekerja. Namun, pembukaan kembali harus mempertimbangkan banyak hal agar tidak menimbulkan masalah baru,” kata seorang pejabat Dinas Pariwisata Bandung.
Penantian Panjang Pekerja
Sementara menunggu keputusan resmi, para pekerja hanya bisa berharap. Mereka ingin kembali bekerja penuh, menghidupi keluarga, sekaligus memastikan satwa-satwa di kebun binatang mendapat perawatan terbaik.
