Tasikmalaya, HarianJabar.com – Tanah longsor melanda wilayah Tasikmalaya, menutup akses menuju empat desa dan menyulitkan aktivitas warga. Longsor terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak beberapa hari terakhir.
Akses ke desa-desa terdampak kini terputus total, sehingga penduduk setempat menghadapi kesulitan dalam mobilitas dan pasokan kebutuhan pokok.
Evakuasi dan Penanganan Material
Tim BPBD dan aparat desa segera meninjau lokasi untuk melakukan evakuasi material longsor, namun proses ini terhambat karena medan yang berat dan tingginya jumlah material tanah dan batu.
“Evakuasi ini membutuhkan alat berat, seperti ekskavator dan truk, untuk membersihkan jalan yang tertimbun tanah longsor,” kata Kepala BPBD Tasikmalaya.

Desa Terdampak
Empat desa yang terdampak parah akibat longsor antara lain:
- Desa Cibeureum
- Desa Sukahurip
- Desa Karyamukti
- Desa Sindangrasa
Warga dihimbau untuk tetap berada di tempat aman dan mengikuti arahan petugas untuk menghindari korban jiwa.
Upaya Penanggulangan
BPBD bersama aparat TNI/Polri serta relawan lokal terus melakukan pembersihan dan pemantauan lokasi longsor, sambil menyiapkan jalur alternatif agar warga tetap bisa memperoleh pasokan logistik.
Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan posko darurat untuk menampung warga terdampak dan menyediakan bantuan pangan serta obat-obatan.
Imbauan kepada Warga
Kepala Desa setempat mengimbau warga untuk:
- Menghindari daerah rawan longsor.
- Selalu memantau informasi dari pemerintah daerah.
- Tidak mencoba membersihkan material longsor sendiri tanpa pengawasan.
“Keselamatan warga adalah prioritas utama. Jangan ambil risiko yang bisa membahayakan diri sendiri,” tegasnya.
