Bekasi, Harianjabar.com — Penuaan otak dapat terjadi lebih cepat dari usia biologis, memicu risiko gangguan memori atau pikun. Menurut para ahli, ada tanda-tanda awal yang sebaiknya dikenali untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
dr. Rina Kusuma, Sp.S, pakar saraf dari RSUP Nasional, menjelaskan bahwa penuaan otak yang terlalu cepat biasanya disertai beberapa gejala yang bisa diamati sejak dini:
- Lupa Nama atau Kejadian Sehari-hari – Kesulitan mengingat nama orang atau kejadian baru, lebih sering dibanding biasanya.
- Kesulitan Berkonsentrasi – Sulit fokus saat membaca, menonton, atau melakukan aktivitas rutin.
- Kesulitan Mengambil Keputusan – Terasa lebih lambat dalam menimbang pilihan atau menyelesaikan masalah sederhana.
- Perubahan Mood Mendadak – Cepat marah, sedih, atau cemas tanpa alasan jelas.
- Gangguan Tidur – Sulit tidur, sering terbangun di malam hari, atau tidur tidak nyenyak.
- Kesulitan Mengenali Waktu atau Tempat – Bingung tentang hari, tanggal, atau lokasi sekitar.
- Menarik Diri dari Aktivitas Sosial – Berkurangnya interaksi sosial dan kehilangan minat pada hobi.

dr. Rina menekankan bahwa deteksi dini dan gaya hidup sehat bisa memperlambat proses penuaan otak.
“Pola makan bergizi, olahraga rutin, tidur cukup, stimulasi mental, dan menjaga hubungan sosial sangat penting untuk kesehatan otak,” ujarnya.
Selain itu, pemeriksaan rutin ke dokter saraf atau psikolog dapat membantu mengidentifikasi masalah lebih awal dan memberikan penanganan yang tepat.
- Kenali tanda-tanda penuaan otak sejak dini.
- Terapkan gaya hidup sehat untuk memperlambat pikun.
- Jangan ragu melakukan pemeriksaan medis jika gejala muncul.
