Sukabumi, HarianJabar.com— Budidaya edamame kini menjadi peluang emas bagi petani muda di Sukabumi. Salah satu petani bernama Rizal Fadli (28) mengaku bisa meraup pendapatan hingga Rp15 juta per bulan dari lahan seluas 1 hektar.
Rizal memulai usaha pertanian edamame sejak dua tahun lalu. Dengan bimbingan dari kelompok tani dan pelatihan pertanian modern, ia kini mampu menghasilkan panen berkualitas tinggi yang diminati pasar lokal maupun ekspor.
“Awalnya saya ragu, tapi setelah belajar teknik tanam dan pemasaran, hasilnya luar biasa. Sekarang tiap bulan omzet bisa sampai Rp15 juta,” ujarnya, Senin (13/10/2025).
Edamame, Sayuran Favorit Pasar Lokal dan Ekspor
Edamame merupakan kedelai muda yang dipanen sebelum matang, banyak digunakan sebagai camilan sehat atau bahan olahan makanan Jepang. Permintaan edamame meningkat pesat, baik dari pedagang lokal, restoran, maupun pasar ekspor.
Menurut Kepala Dinas Pertanian Sukabumi, Dedi Hidayat, budidaya edamame sangat menguntungkan karena masa tanam relatif singkat, hanya 2–3 bulan per siklus, dan memiliki pasar yang stabil.

“Kami mendorong petani muda untuk memanfaatkan peluang ini. Selain menguntungkan, edamame juga menambah diversifikasi produk pertanian Sukabumi,” jelas Dedi.
Tips Sukses Budidaya Edamame
Rizal membagikan tips suksesnya:
- Memilih bibit unggul yang tahan hama.
- Mengatur jarak tanam dan sistem irigasi yang tepat.
- Menjaga kualitas panen agar harga jual tetap tinggi.
- Memanfaatkan media sosial untuk pemasaran langsung ke konsumen.
Dengan kombinasi teknik modern dan strategi pemasaran yang tepat, Rizal berharap lebih banyak petani muda di Sukabumi bisa mengikuti jejaknya.
“Ini bukan hanya soal cuan, tapi juga soal mengembangkan pertanian modern di Sukabumi,” tambahnya.
