Bandung, HarianJabar.com — Sekretariat DPRD Jawa Barat akan menerapkan uji coba sistem kerja dari rumah (Work From Home/WFH) bagi setengah dari total pegawainya mulai November 2025. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya efisiensi anggaran yang direncanakan akan dioptimalkan pada tahun 2026.
Sekretaris DPRD Jawa Barat, Dodi Sukmayana, mengatakan skema WFH akan diterapkan secara bergilir dengan menyasar 133 pegawai dari total pegawai di sekretariat.
“November akan dicoba mengurangi jumlah pegawai yang masuk dengan harapan terjadi efisiensi penggunaan listrik, air, dan internet,” ujar Dodi, Kamis (23/10/2025), dikutip dari Antara.
Dodi menjelaskan bahwa pelaksanaan WFH ini juga akan dievaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitasnya dalam meningkatkan produktivitas dan penghematan biaya operasional kantor.

“Kami ingin memastikan pelayanan tetap berjalan maksimal meskipun sebagian pegawai bekerja dari rumah,” tambahnya.
Langkah ini juga menyesuaikan dengan tren kerja modern yang banyak diterapkan oleh instansi pemerintah dan swasta, terutama setelah pandemi Covid-19 membuka kesadaran akan fleksibilitas dalam bekerja.
Sekretariat DPRD Jawa Barat berharap, jika uji coba ini berjalan lancar, maka WFH dapat menjadi bagian dari pola kerja yang diterapkan secara permanen di masa mendatang, sekaligus mendukung program penghematan anggaran daerah.
